Pesawat Italia Jatuh Saat Latihan Akrobatik, Tewaskan Bocah Perempuan di Darat
📅 Minggu, 17 Sep 2023, 15:00 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP/LaPresse/Matteo Secci
MILAN - Sebuah pesawat dari tim udara akrobatik Italia Frecce Tricolori jatuh pada Sabtu (16/9) saat latihan di luar kota Turin di utara, menewaskan seorang anak di darat, media Italia melaporkan.
Diberitakan Associated Press, pesawat atau bagian dari pesawat tersebut dilaporkan menabrak mobil yang membawa sebuah keluarga, menewaskan seorang gadis berusia 5 tahun. Seorang anak berusia 9 tahun dan orangtuanya dirawat karena luka bakar, menurut kantor berita Italia ANSA. Pilotnya melontarkan diri dan dilaporkan mengalami luka bakar.
Video kecelakaan menunjukkan sembilan pesawat dalam dua formasi V yang rapat, sebelum salah satu pesawat jatuh di bawah pesawat lainnya dan jatuh, mengobarkan bola api ke udara. Dalam video tersebut, pilot terlihat melontarkan diri dengan parasut sesaat sebelum bertabrakan di dalam pagar lapangan terbang.
Kecelakaan itu dilaporkan terjadi setelah lepas landas dari bandara Turin Caselle, dekat kota industri di utara.Belum ada informasi langsung mengenai kondisi pilot atau alasan kecelakaan itu.
Foto-foto setelah kejadian menunjukkan puing-puing pesawat di ladang jagung, dan sebuah mobil yang terbakar dan hancur terbalik di pinggir jalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Frecce Tricolori adalah tim pilot akrobatik utama Italia, bagian dari angkatan udara Italia. Mereka biasanya melakukan terbang lintas dramatis pada acara-acara penting nasional, meninggalkan garis-garis asap merah, hijau dan putih untuk warna bendera Italia. Mereka melakukan akrobat yang lebih rumit selama pertunjukan udara.
Pasukan tersebut sedang mempersiapkan pertunjukan pada hari Minggu sebagai bagian dari acara yang memperingati 100 tahun Angkatan Udara Italia.
Pada 1988, tiga pesawat Frecce Tricolori bertabrakan dan jatuh ke tanah saat pertunjukan udara di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman yang dihadiri oleh sekitar 300.000 orang. Tiga pilot dan 67 orang di darat tewas. Ratusan lainnya menderita luka-luka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!