Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Cara Tingkatkan Kualitas Aktivisme Digital Netizen untuk Dorong Perubahan

📅 Minggu, 17 Sep 2023, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
4 Cara Tingkatkan Kualitas Aktivisme Digital Netizen untuk Dorong Perubahan Doc: Change.org
Ket. Netizen menyuarakan dukungan disahkannya RUU TPKS di ruang diskusi digital Zoom.

Treviliana Eka Putri, Universitas Gadjah Mada dan Diah Kusumaningrum, Universitas Gadjah Mada

Perkembangan internet dan sistem teknologi informasi berkembang cepat seiring dengan ketergantungan manusia terhadapnya. Di Indonesia saja, ada sekitar 201 juta warganet alias netizen yang aktif menggunakan internet. Ini menjadikan Indonesia negara dengan pengguna internet terbanyak keenam di dunia.

Dengan jumlah pengguna internet sebanyak itu, Indonesia berpotensi menjadi ladang subur aktivisme digital-aktivisme melalui teknologi digital di dunia maya untuk mempromosikan gerakan sosial. Apalagi saat ini masyarakat Indonesia tengah berhadapan dengan penyempitan ruang sipil, yang ditandai dengan gencarnya represi fisik dan digital, serta pencaplokan lembaga-lembaga kunci dalam demokrasi oleh aktor-aktor yang memegang kekuasaan.

Sayangnya, mayoritas aktivitas digital yang dilakukan warganet masih seputar keperluan berkomunikasi saja. Padahal, dengan penggunaan internet yang masif, kita bisa mendorong munculnya banyak aktivisme digital yang dapat mendorong perubahan-perubahan sosial. Contohnya seperti gerakan #Blacklivesmatter di Amerika Serikat (AS) dan gerakan mendorong Pengesahaan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di Indonesia.

Oleh karena itu, penting bagi berbagai pihak, baik pemerintah maupun organisasi masyarakat sipil, untuk tidak hanya memfasilitasi peningkatan aktivitas digital para warganet secara kuantitas, tapi juga kualitas. Tujuannya agar kegiatan digital pengguna internet di Indonesia bisa sekaligus berkontribusi dalam menghadirkan keadilan sosial.

Setidaknya terdapat empat cara yang kami tawarkan untuk memperluas dan meningkatkan kualitas aktivisme digital warganet di Indonesia.

1. Memperluas pemahaman mengenai aktivisme digital

Aktivisme sering dipandang sebagai kegiatan "luar biasa" yang hanya dapat dilakukan oleh orang-orang tertentu, karena yang diperjuangkan biasanya isu yang berat dan berisiko tinggi. Contohnya adalah penolakan terhadap rancangan undang-undang (RUU) tertentu melalui demonstrasi di jalanan.

Ini membuat banyak individu, komunitas, dan organisasi masyarakat sipil memisahkan aktivitas rutin mereka dari label "aktivisme".

Padahal, banyak aktivitas yang tanpa kita sadari merupakan bentuk aktivisme. Contohnya ketika petani memilih menggunakan benih lokal organik daripada produk rekayasa genetika yang lebih murah demi mempertahankan kualitas tanah dan kemandirian petani.

Contoh lainnya adalah ketika guru memilih mengajar melalui permainan, bukan buku teks, demi mendorong pemikiran kritis muridnya. Bisa juga melalui penulisan laporan investigatif oleh seorang jurnalis, bukan sekadar tulisan pengumpan klik atau clickbait, demi membongkar eksploitasi. Itu semua adalah aktivisme karena berkonstribusi secara aktif dalam mendorong keadilan sosial.

Dengan hadirnya teknologi digital, termasuk tersedianya gawai pribadi, aktivisme seharusnya menjadi lebih dekat dan semakin mudah dilakukan oleh semua orang dalam kehidupannya sehari-hari, bahkan tanpa perlu turun ke jalan.

Hanya saja, masyarakat harus menyadari bahwa apa yang mereka lakukan di dunia maya pun bisa berdampak besar bagi kebijakan negara.

Cara-cara menarik dukungan seperti melalui tagar media sosial atau petisi online merupakan contoh gerakan aktivisme yang bisa menarik ribuan hingga jutaan pendukung dalam waktu yang relatif singkat serta bisa menjangkau kalangan yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.