Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Cara Tingkatkan Kualitas Aktivisme Digital Netizen untuk Dorong Perubahan

📅 Minggu, 17 Sep 2023, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kedua, penting bagi aktivis untuk menyusun strategi kampanye dan advokasi yang sensitif terhadap perlindungan data pribadi. Misalnya, menghindari penyebaran identitas pribadi sasaran yang dituju.

Ketiga, kita harus pahami ada beberapa gangguan teknis yang sangat mungkin kita alami, seperti lambatnya akses internet (internet throttling), sensor terhadap konten yang memuat kata/isu kunci pergerakan, dan pemutusan total akses internet pada wilayah geografis tertentu.

Terakhir, sangat mungkin kita akan menghadapi ancaman-ancaman siber lain seperti doxxing (menyebarkan informasi pribadi seseorang dengan tujuan menjatuhkan orang tersebut), phishing (penipuan daring untuk mendapatkan informasi data individu) dan cyber espionage (serangan siber terhadap pemerintah atau entitas bisnis). Dalam menanggulangi hal-hal tersebut, kita harus lebih awas dalam memperlakukan aset-aset digital dan informasi kita.

Selain pengamanan secara teknis, kami juga melihat pentingnya pengamanan secara sosiologis. Ini terkait bagaimana individu dan organisasi dapat membangun jejaring yang dapat saling mendukung ketika terdapat ancaman siber seperti hilangnya akses data atau jalur komunikasi utama.

4. Pelembagaan aktivisme

Perubahan sosial bukanlah sesuatu yang dapat dicapai dengan mudah dan cepat. Seiring berjalannya waktu, gerakan atau aktivisme yang tidak dikelola secara mumpuni berisiko kehabisan dana, ditinggalkan para penggeraknya, mengalami kelelahan, dilumpuhkan oleh lawan, hingga kehilangan simpati dari masyarakat.

Guna mengantisipasi risiko-risiko tersebut, pelembagaan atau institusionalisasi memegang peranan kunci. Pelembagaan ini bukan hal yang mudah dilakukan, apalagi di tengah kegiatan-kegiatan riset, kampanye, dan advokasi, yang biasanya sudah sangat menyita perhatian dan sumber daya kita.

Proses pelembagaan sendiri bisa dimulai dari, misalnya, pemetaan tujuan, prinsip, dan kebutuhan, penyusunan panduan aktivisme digital, pengembangan kapasitas individu dalam organisasi, serta pengembangan jejaring dan kolaborasi antarindividu dan institusi.

Aktivisme digital bukanlah potret statis individu, komunitas, ataupun organisasi masyarakat sipil dalam mengupayakan keadilan sosial melalui perantaraan teknologi digital. Ini adalah sesuatu yang dinamis, yang mencerminkan perjalanan, atau bahkan petualangan, yang tiada henti.

Keberagaman tingkatan aktivisme digital adalah sumber kekuatan bergerak. Oleh karena itu, kolaborasi antarindividu dan komunitas menjadi penting untuk senantiasa didorong dalam rangka menciptakan aktivisme yang bermakna dan berdampak bagi semua.The Conversation

Treviliana Eka Putri, Lecturer at Department of International Relations, Researcher at Center for Digital Society, Universitas Gadjah Mada dan Diah Kusumaningrum, Lecturer and researcher at Department of International Relations, Universitas Gadjah Mada

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.