Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daerah Khusus Jakarta Bermakna Historis

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Daerah Khusus Jakarta Bermakna Historis Doc: ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Ket. Patung Selamat Datang di Bundaran HI Jakarta Pusat, pada Jumat (15/9/2023).

JAKARTA - Setelah tidak menjadi Ibu Kota Negara, nama Jakarta menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Nama ini untuk menggantikan Daerah Khusus Ibu Kota (DKI). "DKJ memiliki makna historis untuk mengingat dan mempertahankan nilai sejarah," jelas Kepala Pusat Riset Preservasi Bahasa dan Sastra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Obing Katubi, Jumat (15/9).

"Penggunaan kata Khusus di DKJ untuk menjaga memori kolektif masyarakat, tentang peranan Jakarta yang pernah menjadi Ibu Kota Negara," ujar Peneliti Ahli Utama ini. Lebih lanjut, dia menjelaskan perubahan nama DKI Jakarta menjadi DKJ sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupa Bumi.

Obing menyampaikan pengambilan nama DKJ selain untuk mempertahankan nilai historis Jakarta juga buat mewujudkan tertib administrasi sebagaimana diamanatkan PP tersebut. Meski demikian, dia menilai masyarakat membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gelar baru yang disandang Jakarta.

Alasannya, setiap pengguna bahasa memiliki kamus mental atau leksikon mental berupa gudang kata-kata, terkait penggunaan makna, hubungannya dengan kata-kata lain, serta perubahaan penamaan secara historis.

"Perlu upaya ekstra untuk mengganti kata-kata lama dengan istilah baru, baik secara psikologis, mental, maupun waktu," tambah Obing.

Sebelumnya, dalam rapat Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Khusus Jakarta, yang dihadiri para pejabat tinggi negara, di Istana Merdeka, Selasa (12/9), nama DKI Jakarta akan diubah menjadi DKJ setelah ibu kota resmi pindah ke IKN.

Penggantian nama sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN). Bila merujuk UU tersebut, status Jakarta akan mengalami perubahan. Sebelumnya merupakan Daerah Khusus Ibukota (DKI) menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Harapannya, dari waktu ke waktu masyarakat akan terbiasa dengan sebutan baru Jakarta, DKJ. Sedangakan Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, berharap setelah tidak menjadi Ibu Kota, Jakarta dapat berstatus sebagai kota global untuk bisnis. Dia yakin Jakarta tetap akan penting di mata dunia sebagai pusat bisnis, konvensi, dan destinasi pariwisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.