Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KPU Mesti Ciptakan Pemilu 2024 Ramah Disabilitas

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Mesti Ciptakan Pemilu 2024 Ramah Disabilitas Doc: ANTARA/Dokumentasi KSP
Ket. Deputi V Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani

JAKARTA - Deputi V Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menciptakan Pemilu 2024 yang ramah bagi pemilih dari kelompok disabilitas yang jumlahnya sebanyak 1,1 juta orang.

"Inklusifitas dan aksesibilitas menjadi isu yang harus disiapkan secara serius oleh KPU. Jangan sampai hak pilih kaum disabilitas ini tidak terfasilitasi dengan baik yang ujungnya membuat tingkat partisipasinya rendah," kata Jaleswari usai mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu 2023, di Jakarta, Kamis (14/9).

Jaleswari mengatakan persoalan fasilitasi hak pilih dari kelompok-kelompok disabilitas menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Rakor Kesiapan Pemilu 2024, di Surabaya, pada 12-13 September 2023.

Pembahasan dilakukan atas fakta yang diungkapkan Komisi Nasional Disabilitas, di mana penyandang disabilitas masih menghadapi beberapa hambatan dalam menyalurkan hak pilihnya, seperti soal pendataan, tantangan kondisi geografis, dan kesadaran masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, tegas Jaleswari, Kantor Staf Presiden mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera melakukan upaya untuk memfasilitasi kebutuhan penyandang disabilitas dalam Pemilu 2024.

"Misalnya, terkait penyediaan template surat suara dengan huruf braille di TPS, lokasi TPS yang harus dapat diakses oleh kursi roda, dan kesiapan petugas di TPS. Pemilu 2024 harus ramah disabilitas," ujarnya.

Selain persoalan fasilitasi hak pilih dari kelompok disabilitas, tutur Jaleswari, Rakor Kesiapan Pemilu 2024 juga membahas dua isu lain yang tak kalah pentingnya, yakni penguatan pencegahan politik uang dan penanganan ujaran kebencian.

Menurutnya, isu-isu terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 harus ditangani dengan cepat, mengingat kerangka waktunya semakin ketat. Kantor Staf Presiden sendiri, tambah Jaleswari, akan segera melakukan debottlenecking dan langkah-langkah koordinatif lanjutan bersama stakeholder terutama pada kelompok-kelompok pemilih.

"Isu-isu yang masih ada ini harus ditangani dengan cepat dan dapat terselesaikan secara tuntas sehingga pemilu dapat berjalan luber, jurdil, dan demokratis sesuai cita-cita kita bersama," kata Jaleswari.

Sebagai informasi, Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilu 2024 dihadiri perwakilan KPK, Bawaslu, Bappenas, perguruan tinggi, dan DPP partai politik se-Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.