Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Putin: Rusia Akan Bantu Korea Utara Bangun Satelit

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 08:56 WIB | Oleh:
Putin: Rusia Akan Bantu Korea Utara Bangun Satelit Doc: Freshnewsasia/Reuters
Ket. Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi Kosmodrom Vostochny di wilayah Amur timur jauh, Rusia, 13 September 2023.

VLADIVOSTOK - Presiden Vladimir Putin mengatakan pada Rabu (13/9), Rusia akan membantu Korea Utara membangun satelit. Ketika ditanya apakah dia dan Kim Jong Un akan berbicara tentang pasokan senjata, ia menjawab kedua pemimpin akan membahas semua masalah.

Ketika ditanya wartawan apakah Rusia akan membantu Kim membangun satelit, Putin menjawab: "Itulah sebabnya kami datang ke sini. Pemimpin DPRK menunjukkan minat besar pada teknik roket, mereka juga mencoba mengembangkan luar angkasa."

Disiarkan Freshnewsasia, Putin mengajak Kim berkeliling tempat peluncuran roket luar angkasa paling modern di Rusia, Kosmodrom Vostochny, yang terletak di antara hutan di Rusia timur tidak jauh dari perbatasan Tiongkok.

Kim tiba di Vostochny dengan kereta api, setelah menyeberang ke Rusia pada Selasa (12/9) pagi.

"Saya senang bertemu Anda," kata Putin sambil menjabat tangan Kim selama sekitar 40 detik di Vostochny."Ini adalah kosmodrom baru kami."

Putin juga mengucapkan selamat kepada Kim atas serangkaian peringatan Korea Utara, termasuk 75 tahun sejak berdirinya Korea Utara pada 1948.

Melalui seorang penerjemah, Kim mengucapkan terima kasih kepada Putin atas undangannya dan kehangatan sambutannya.

Putin kemudian mengajak Kim berkeliling Kosmodrom Vostochny.Televisi pemerintah Rusia mengatakan Kim menanyakan sejumlah besar pertanyaan rinci kepada Putin.

Media Rusia mengatakan Putin mengajak Kim berkeliling gedung tempat roket peluncuran luar angkasa baru Rusia, Angara, dirakit.Roket Angara sepanjang 42,7 meter meluncurkan objek ke orbit rendah Bumi.

Amerika Serikat menuduh Korea Utara menyediakan senjata ke Rusia, namun tidak jelas apakah ada pengiriman yang dilakukan.Baik Rusia dan Korea Utara membantah klaim tersebut, namun berjanji untuk memperdalam kerja sama pertahanan.

Ketika ditanya apakah Kim dan Putin akan membahas pasokan senjata, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan:

"Sebagai tetangga, negara kita menerapkan kerja sama di bidang sensitif yang tidak boleh diungkapkan dan diumumkan kepada publik. Namun hal ini wajar bagi negara tetangga."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

54 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.