Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lulusan Pendidikan Profesi Guru Akan Isi Kekosongan Guru

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Lulusan Pendidikan Profesi Guru Akan Isi Kekosongan Guru Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani.

JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani, mengatakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) gelombang 1 tahun ajaran 2022/2023 akan mengisi kekosongan guru di berbagai daerah. Selain itu, lulusan PPG tersebut akan menggantikan guru-guru yang pensiun di satuan pendidikan.

"Setelah pengumuman hasil kelulusan tersebut para lulusan PPG Prajabatan akan diproyeksikan untuk mengisi kekosongan serta menggantikan guru-guru yang pensiun pada satuan pendidikan di berbagai daerah," ujar Nunuk, dalam keterangannya kepada awak media, di Jakarta, Selasa (12/9).

Dia menambahkan, para lulusan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan dapat mengikuti rekrutmen guru ASN PPPK Tahun 2023. Rekrutmen tersebut rencananya dilaksanakan pada akhir tahun 2023.

"Komitmen dan perjuangan pemerintah tidak akan padam untuk mendorong lulusan PPG Prajabatan untuk menjadi Generasi Baru Guru Indonesia yang akan bersama-sama anak-anak Indonesia menjadi Sumber Daya Manusia yang berkualitas." jelasnya.

Pengumuman Kelulusan

Nunuk mengungkapkan, hasil kelulusan mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun Ajaran 2022/2023 selambat-lambatnya pada 15 September 2023. Kesepakatan ini diambil setelah memperhitungkan proses pengolahan dan finalisasi data kelulusan peserta serta proses koordinasi dengan Panitia Nasional.

Dia menerangkan, pihaknya ingin teliti dan hati-hati mengolah hasil pendidikan selama dua semester yang telah dilalui oleh para peserta. Dia mengapresiasi kepada Panitia Nasional, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG, dosen, guru pamong serta seluruh pihak yang telah mengawal dan bekerja keras membantu proses penyelenggaraan PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2022/2023.

"Kita semua tahu, banyak pihak yang dengan tulus telah membantu mengawal proses ini sampai selesai. Untuk itu saya ucapkan terima kasih tak terhingga, kepada semua pihak yang mendukung dan mengambil peran," katanya.

Nunuk menegaskan bahwa upaya pemerintah tidak akan pernah surut dalam memenuhi kebutuhan guru, memperjuangkan kesejahteraan guru, dan meningkatkan kompetensi guru. Hal itu dapat dibuktikan bahwa saat ini terdapat 544 ribu guru telah diangkat menjadi guru ASN PPPK dan tahun ini berpotensi menambah pengangkatan sekitar 300 ribu guru.

"Selain itu, Kemendikbudristek telah menyelenggarakan Program Pendidikan Guru Penggerak, Program Sekolah Penggerak, serta Platform Merdeka Mengajar untuk mendukung jutaan guru dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas kepada para murid," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.