Kebakaran Hebat di Aceh: Puluhan Rumah Kayu Ludes dalam Hitungan Jam
📅 Rabu, 06 Mei 2026, 02:25 WIB | Oleh: AlfredBANDA ACEH - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Lhokseumawe, Selasa siang, menghanguskan 77 rumah dan memaksa 251 jiwa mengungsi, sementara petugas berjibaku memadamkan api di tengah keterbatasan akses menuju lokasi.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menurunkan tiga unit armada guna memadamkan kebakaran di Lhokseumawe pada Selasa, pukul 12.30 WIB.
"Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 12.30 WIB siang tadi, sebanyak 251 jiwa telah mengungsi," kata Kepala BPBA) Bahron Bakti, di Banda Aceh, Selasa malam.
Dari peristiwa ini, tidak ada korban jiwa, namun api baru berhasil dipadamkan hingga dilakukan pendingin sekitar pukul 19.30 WIB. Dugaan sementara kebakaran tersebut akibat adanya korsleting listrik dari salah satu rumah warga di sana.
Dalam upaya pemadaman ini, BPBD Kota Lhokseumawe mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dan dibantu pemadam kebakaran Aceh Utara, serta unit pendukung dari Polres, PIM, PAG, PMI, dan Tagana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemadaman turut dibantu personel TNI Korem 011/Lilawangsa dan polisi hingga masyarakat setempat berupaya memadamkan api menggunakan mesin pompa air portabel dan peralatan seadanya.
Kabid Damkar Aceh Utara, Samsuddin mengatakan petugas sempat menghadapi kendala besar di lapangan karena akses jalan yang sempit menuju ke lokasi kejadian.
"Proses pemadaman membutuhkan waktu berjam-jam karena akses jalan yang sangat sempit dan rumah yang saling berdempetan, sehingga armada sulit menjangkau titik api," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data dari Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Lhokseumawe, Samsul, menyampaikan saat ini tim masih terus melakukan pendataan korban di lapangan, serta tenda darurat.
"Kami juga tengah menyiapkan tenda darurat dan menyalurkan bantuan masa panik untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga yang terdampak,” katanya.
Petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan hingga petang terus bersiaga di lokasi guna mencegah munculnya kembali titik api dari puing-puing bangunan yang terbakar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!