Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Karhutla, 54 Personel Damkar Bengkulu Disiagakan

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 16:26 WIB | Oleh:
Antisipasi Karhutla, 54 Personel Damkar Bengkulu Disiagakan Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Salah satu lokasi terjadi kebakaran di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu.

KOTA BENGKULU - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu menyiagakan 54 personel di sembilan kecamatan wilayah tersebut guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla)."Damkar Kota Bengkulu saat ini siaga dan telah tergabung dalam satgas karhutla yang diketuai oleh kepala BPBD. Dari Damkar, dalam menghadapi cuaca ekstrem ini kami siagakan personel di sembilan kecamatan," Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu Yuliansyah di Kota Bengkulu, Rabu.
Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan, sebab telah tercatat sebanyak 59 kali telah terjadi kebakaran akibat musim kemarau, cuaca ekstrem dan adanya warga yang sengaja membakar lahan atau hutan.
Ia menyebutkan, petugas Damkar Kota Bengkulu juga disiagakan di lokasi yang rentan terjadi kebakaran seperti di lapangan golf, kawasan Pantai Panjang, Taman Wisata Alam di Sungai Hitam, lahan warga di wilayah Betungan dan wilayah Air Sebakul.

"Apabila ada sumber air terdekat, kita akan gunakan alat mesin terapung, kita punya unit alat mesin terapung. Memang sejak kemarau pada Januari, kebakaran lahan ada 40 kasus. Sejak dibentuk tim Karhutla ada 19 kasus, tapi yang sangat menonjol ada lima titik," katanya.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan dan hutan dan pihaknya akan terus melakukan pengawasan melekat di titik-titik yang memang betul-betul rawan terjadi kebakaran.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu mendeteksi sebanyak 26 titik panas yang berpotensi terjadinya karhutla yang tersebar di Provinsi Bengkulu.

"Dari pantauan satelit, terdapat titik panas menunjukkan warna kuning yang artinya memiliki tingkat terjadinya kebakaran sedang, namun apapun itu diharapkan warga untuk selalu waspada," kata prakirawan BMKG Fatmawati Soekarno Bengkulu Muhammad Fajar.

Untuk 26 titik panas yang terdeteksi tersebut berada di sejumlah wilayah seperti di Kabupaten Lebong, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Utara.

Sejumlah wilayah tersebut berpotensi terjadi kebakaran hutan lahan dikarenakan wilayah pesisir yang terdapat lahan kebun kelapa sawit.

Dengan tidak adanya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir di Bengkulu menyebabkan banyaknya deteksi titik panas di wilayah tersebut sehingga berpotensi terjadinya kebakaran hutan., demikian Muhammad Fajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.