Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perajin Gula Aren Diminta Jaga Standar Mutu

📅 Senin, 11 Sep 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perajin Gula Aren Diminta Jaga Standar Mutu Doc: ANTARA/dokumen/Nur Muhamad
Ket. Seorang perajin gula aren di Desa Air Meles Atas, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu belum lama ini tengah memasak air nira guna dijadikan gula aren.

Rejang Lebong - Para perajin gula aren di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu diminta untuk menjaga standar mutu produk yang dihasilkan sehingga bisa menembus pasar luar negeri.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Rejang Lebong Zulkarnain saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan tanaman aren merupakan komoditas unggulan daerah iniselain kopi dan aneka sayuran, dengan luas perkebunan rakyat mencapai 2.301 hektare.

"Untuk menjaga mutu produk gula aren dari Kabupaten Rejang Lebong belum lama ini kami sudah melakukan bimbingan teknis standardisasi gula aren dihadiri Badan Standardisasi Nasional atau BSN wilayah Sumatera Bagian Selatan," kata dia.

Dia menjelaskan bimtek standardisasi mutu produk gula aren ini difasilitasi oleh Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bengkulu, dan dihadiri oleh kelompok usaha gula aren di Rejang Lebong.

Bimtek standardisasi mutu produk gula aren tersebut, kata dia, bertujuan agar produk gula aren Rejang Lebong dapat sesuai standar serta memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga nantinya bisa menembus pasar ekspor dengan kualitas yang terjaga.

Dia berharap semoga nantinya produk gula aren asal Kabupaten Rejang Lebong ini dapat memiliki sertifikasi SNI, sehingga pemasarannya akan semakin luas.

Luas perkebunan aren di Kabupaten Rejang Lebong mencapai 2.301 hektare dengan produksi gula semut dan gula aren cetak mencapai 5.443,8 ton atau rata-rata produksi dalam setiap hektarenya sebanyak 2,2 ton per tahun.

Selain itu usaha perkebunan aren di Kabupaten Rejang Lebong ini telah menyerap lapangan pekerjaan hingga 4.857 orang petani atau perajin gula aren.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.