Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Ajak AS Jadi Kekuatan Positif untuk Perdamaian Indo-Pasifik

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 16:58 WIB | Oleh:
Jokowi Ajak AS Jadi Kekuatan Positif untuk Perdamaian Indo-Pasifik Doc: ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga
Ket. Tangkapan layar Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden AS Kamala Harris sesaat sebelum melakukan pertemuan bilateral di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (6/9).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Amerika Serikat untuk menjadi kekuatan positif dalam menjaga Indo-Pasifik yang stabil, damai, dan sejahtera melalui kerja sama konkret yang inklusif.

Pernyataan itu muncul di tengah persaingan dua kekuatan besar dunia, AS dan China, untuk berebut pengaruh di Indo-Pasifik, yang dikhawatirkan mengancam kestabilan dan perdamaian di kawasan.

"ASEAN telah sepakat untuk terus menjalankan fungsinya sebagai lokomotif perdamaian dan stabilitas kawasan di mana Indo-Pasifik harus menjadi platform kolaborasi," ucap Jokowi saat membuka KTT ke-11 ASEAN-AS di Jakarta, Rabu.

Delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden Kamala Harris.

Jokowi menyampaikan bahwa penting bagi ASEAN dan AS untuk menjalin kemitraan yang kokoh dan berkelanjutan karena Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat menjanjikan. Asia Tenggara diprediksi menjadi urat nadi perdagangan internasional pada 2045 dan berkontribusi 5,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Kondisi itu, lanjut Jokowi, tidak hanya akan menguntungkan AS, tetapi juga ASEAN.

Namun, Jokowi juga menegaskan bahwa kemitraan tersebut hanya dapat terwujud jika ada komitmen kuat dari kedua pihak untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Indonesia -ketua ASEAN 2023- pada Rabu menyambut para pemimpin dunia untuk menghadiri pertemuan puncak antara negara-negara anggota ASEAN dan para mitra. Selain dengan Wakil Presiden AS, KTT ASEAN juga dilakukan bersama Perdana Menteri China Li Qiang dan para pemimpin dari berbagai negara mitra termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

Dalam KTT ke-43 ASEAN, Selasa (5/9), Presiden Jokowi menyatakan bahwa kawasan Asia Tenggara tidak boleh dijadikan sebagai arena rivalitas yang saling menghancurkan.

Para pemimpin ASEAN juga telah sepakat untuk tidak mengizinkan kawasan Asia Tenggara dijadikan sebagaiproxybagi kekuatan mana pun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.