Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diminta Tak Bakar Sampah, Pemkot Bengkulu Waspadi Karhutla

📅 Senin, 04 Sep 2023, 16:34 WIB | Oleh:
Warga Diminta Tak Bakar Sampah, Pemkot Bengkulu Waspadi Karhutla Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

KOTA BENGKULU - Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu melakukan kewaspadaan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di antaranya meminta warga setempat tidak membakar sampah sembarangan.

Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Senin, menyatakan saat ini pemkot ) potensi terjadinya karhutla di daerah itu cukup tinggi, maka perlu kewaspadaan dari semua pihak, termasuk warga, di antaranya tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (PBK) Kota Bengkulu Yuliansah juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membakar sampah dan lahan serta membuang puntung rokok sembarangan.

Hal tersebut dilakukan sebab saat ini di Bengkulu sedang mengalami musim kemarau dan angin kencang yang rawan terjadi kebakaran.

"Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran selama musim kemarau ini, dan pada Agustus sudah lima kali terjadi kebakaran lahan di Kota Bengkulu yang disebabkan karena angin kencang yang membuat api jadi membesar dan susah dikendalikan atau dimatikan," katanya.

Selain itu, PBK Kota Bengkulu saat ini terus melakukan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menghindari menyalakan api sebagai bentuk antisipasi awal agar terhindar dari bahaya kebakaran.

Jika warga masih sembarangan membakar lahan maka dapat di pidana, sebab membakar hutan dan lahan dianggap sebagai tindak pidana yang serius dan pelaku yang terbukti dengan sengaja membakar lahan dapat dihukum dengan penjara hingga 10 tahun serta denda sebesar Rp10 miliar sesuai dengan Pasal 48 ayat (1) Undang-undang RI No.18 Tahun 2014.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Bengkulu mencatat terdapat 17 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Seluma, Kabupaten Kaur, Kabupaten Lebong, dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Terdapat 10 kabupaten dan kota di Bengkulu berpotensi terjadinya karhutla khususnya di Kabupaten Seluma dan Kabupaten Kaur," terang Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Bengkulu Tri Widiarto.

Hal tersebut disebabkan karena Bengkulu merupakan wilayah pesisir yang terdapat lahan kebun kelapa sawit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.