Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunakan Skor Kredit untuk Maksimalkan Serapan Dana KUR

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Gunakan Skor Kredit untuk Maksimalkan Serapan Dana KUR Doc: ISTIMEWA
Ket. JOKO WIDODO Presiden RI - Problemnya ini harus disosialisasikan agar kuota 460 triliun rupiah ini harus habis.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berinisiatif mengganti mekanisme agunan menjadi skor kredit untuk memaksimalkan penyerapan alokasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2023 senilai total 460 triliun rupiah.

"Mestinya harus gunakan sistem kredit skoring. Mestinya begitu, karena sudah 165 negara untuk UMKM menggunakan sistem credit scoring," kata Presiden Jokowi saat berpidato dalam agenda Rakernas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVIII 2023, di Tangerang, diikuti secara daring, di Jakarta, Kamis (31/8).

Seperti dikutip dari Antara, Presiden Jokowi mengatakan dana KUR yang disediakan pemerintah saat ini memiliki kuota maksimal di angka 500 juta rupiah per pemohon dengan besaran bunga pinjaman 6 persen.

Namun tantangan yang dihadapi saat ini, kata Presiden Jokowi, kuota KUR yang dijatah senilai total 460 triliun rupiah harus segera diserap sampai habis untuk pengembangan UMKM di Tanah Air.

"Problemnya ini harus disosialisasikan agar kuota 460 triliun rupiah ini harus habis. Jangan ada yang tersisa, karena bunganya juga hanya 6 persen, tapi betul-betul hanya untuk usaha mikro dan UKM," katanya.

Presiden Jokowi mendorong kepada otoritas terkait seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI) agar menghapus mekanisme agunan dalam urusan KUR.

Menilai Karakter

Sebagai mekanisme pengganti, kata Presiden Jokowi, dapat diterapkan kebijakan baru berupa skor kredit untuk menilai karakter pemohon sebelum besaran nominal pinjaman KUR diberikan.

"Melihat skornya, karakternya baik enggak, beri 500 juta rupiah, 300 juta rupiah, beri 100 juta rupiah, mestinya seperti itu," katanya.

Dikatakan Jokowi, para pengusaha muda yang baru merintis ke dunia usaha biasanya belum memiliki aset, bahkan agunan.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) mempersilakan petani mengakses KUR yang tersedia 100 triliun rupiah pada tahun 2023 mengantisipasi kerugian akibat gagal panen atau fuso ketika El Nino yang menyebabkan kekeringan panjang menimpa lahan sawahnya.

Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) sekaligus Ketua Umum Perhimpi, Fadjry Djufry, mengatakan melalui KUR serta asuransi pertanian yang disediakan Kementan dengan premi sekitar 40 ribu rupiah dapat memberi jaminan sekitar enam juta rupiah kepada petani.

"Jadi kalau terjadi fuso, petani dapat mengakses KUR. Tiga sampai empat tahun ini kita telah menyalurkan KUR meningkat setiap tahun," katanya.

Fadjry menyampaikan Kementan tidak hanya mengantisipasi kerugian petani melalui KUR, namun juga dengan menyiapkan varietas-varietas padi yang tahan kekeringan, pupuk, dan antisipasi hama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.