Napak Tilas Jejak Alfred Wallace di Maros dan ‘Surga’ Kupu-kupu Bantimurung
📅 Jumat, 18 Agu 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim PenulisSalah satu pusatnya adalah di Bantimurung, sehingga tempat ini mendapatkan julukan "kingdom of butterfly" (atau kerajaan kupu-kupu).
Wallace terkagum dengan begitu banyaknya kupu-kupu di tempat ini, sebagaimana dia tuliskan dalam bukunya: "Saat siang, matahari bersinar dengan terik. Pada tepian kolam air terjun atas menyajikan pemandangan yang indah. Gerombolan kupu-kupu hinggap di gundukan pasir yang lembab, warnanya beragam, oranye, kuning, putih, biru, dan hijau menghias. Ketika mendekatinya dan merasa terganggu mereka terbang ke udara dalam jumlah besar membentuk awan berwarna-warni."
Pengendali Ekosistem Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Sulawesi Selatan, Kama Jaya Shagir, turut diwawancara dalam penulisan artikel ini.![]()
Robby Irfany Maqoma, Environment Editor, The Conversation
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!