Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Agen FBI Mengaku Bersalah Didakwa Berkonspirasi dengan Pengusaha Rusia

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 11:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan Agen FBI Mengaku Bersalah Didakwa Berkonspirasi dengan Pengusaha Rusia Doc: CNA/Reuters
Ket. Charles McGonigal (55) yang memimpin divisi kontraintelijen FBI di New York sebelum pensiun pada 2018, menerima pembayaran diam-diam dari oligarki Rusia Deripaska.

NEW YORK - Seorang mantan agen FBI mengaku bekerja untuk pengusaha Rusia Oleg Deripaska yang di-sanksi AS. Ia mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi di Pengadilan New York, Selasa (15/8).

Pada Januari lalu, jaksa mengatakan Charles McGonigal (55) yang memimpin divisi kontraintelijen FBI di New York sebelum pensiun pada 2018, menerima pembayaran diam-diam dari Deripaska sebagai imbalan menyelidiki pengusaha saingan dan tidak berhasil mendorong agar sanksi Deripaska dicabut pada 2019.

Saat itu, McGonigal mengaku tidak bersalah atas empat dakwaan pidana termasuk pelanggaran sanksi dan pencucian uang.

McGonigal mengatakan di pengadilan federal di Manhattan pada Selasa, dia bekerja untuk Deripaska antara musim semi dan musim gugur 2021 untuk mencari informasi negatif tentang Vladimir Potanin dalam upaya agar saingan Deripaska itu dimasukkan ke dalam daftar sanksi AS.

Mantan agen FBI itu menerima 17.500 dolar AS untuk pekerjaan itu. Uang itu yang dialihkan dari Rusia melalui rekening di Siprus dan New Jersey dalam upaya menutupi sumber pembayaran, katanya.

McGonigal mengatakan kepada pengadilan, dia "sangat menyesal" atas tindakannya.

Pengacaranya Seth DuCharme mengatakan kepada wartawan setelah sidang, kliennya diperlakukan dengan adil.

Tuduhan konspirasi membawa hukuman maksimal 5 tahun penjara.Hakim Distrik AS Jennifer Rearden dijadwalkan akan mengadili McGonigal pada 14 Desember.

Matthew Olsen, yang memimpin Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman AS, mengatakan dalam sebuah pernyataan, kasus tersebut menunjukkan tekad Departemen Kehakiman untuk mengejar dan membongkar jaringan ilegal yang digunakan oligarki Rusia untuk melarikan diri dari jangkauan sanksi dan menghindari hukum AS.

Deripaska, pendiri perusahaan aluminium Rusia Rusal termasuk di antara dua lusin pengusaha dan pejabat Rusia yang dijatuhi sanksi oleh Washington pada 2018 sebagai reaksi atas campur tangan Rusia dalam pemilu AS 2016.

Baik Deripaska maupun Kremlin membantah adanya campur tangan pemilu.

Potanin (62) adalah salah satu orang terkaya Rusia dan presiden serta ketua di Nornickel, produsen paladium dan nikel olahan terbesar di dunia.

Dia dimasukkan dalam daftar sanksi AS pada Desember 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.