Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi Sektor Pendidikan Harus Libatkan Perempuan

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 01:05 WIB | Oleh:
Inovasi Sektor Pendidikan Harus Libatkan Perempuan Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
Ket. KEPEMIMPINAN PEREMPUAN -- Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga dalam Seminar Nasional : “Inovasi Kepemimpinan Perempuan di Sektor Pendidikan di Daerah, di Jakarta, Selasa (8/8).

JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, mengatakan inovasi sektor pendidikan harus melibatkan perempuan. Hal tersebut lantaran sosok ibu memiliki pengaruh besar dalam tumbuh kembang anak.

"Inovasi di sektor pendidikan baik di daerah maupun nasional harus melibatkan perempuan. Pengelolaan rumah tangga dan pengelolaan pendidikan anak masih didominasi dan pengaruh ibu itu sangat besar," ujar Handoko, dalam Seminar Nasional : "Inovasi Kepemimpinan Perempuan di Sektor Pendidikan di Daerah, di Jakarta, Selasa (8/8).

Dia menyebut, rasio periset dan civitas perempuan di BRIN masih cukup tinggi serta mendukung fasilitas pendukung untuk memicu kreativitas periset perempuan. Hal tersebut masih harus ditingkatkan mengingat ada paradigma keliru tentang perempuan yang mengenyam pendidikan tinggi.

"Pekerjaan rumah kami ada kendala budaya untuk adik-adik kita yang perempuan untuk lanjut S3 karena takut terlalu pintar tidak ada yang mau," jelasnya.

Handoko mengungkapkan, inovasi menjadi kunci dalam memajukan pendidikan di daerah. Pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi melalui kajian dan hasil riset sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijakan.

"Saya berharap melalui kajian ini dapat menstimulasi dan mengakselerasi peningkatan kinerja sektor Pendidikan baik di Pusat maupun Daerah," katanya.

Dalam kegiatan seminar tersebut terdapat lima Kepala Daerah perempuan yang membagikan pengalaman dalam melakukan inovasi kepemimpinan dalam bidang pendidikan yaitu, Gubernur Jawa Timur, Bupati Jombang, Bupati Tegal, Bupati Banyuwangi, dan Walikota Mojokerto. Dia berharap, kegiatan tersebut dapat membangun motivasi kaum perempuan untuk menjadi "Pemimpin Inovatif" baik sebagai seorang Kepala Daerah atau pun sebagai aktor dalam profesi lainnya.

"Dengan demikian, sektor Pendidikan semakin mampu mencapai target untuk mencerdaskan kehidupan bangsa secara signifikan," tandasnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, menekankan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam menghadapi tantangan global. Hal tersebut penting untuk mengubah pandangan masyarakat yang bias gender, meningkatkan kapasitas, dan peningkatan produktivitas kerja perempuan di segala bidang.

"Perempuan adalah pihak yang paling mengetahui kebutuhan, permasalahan, dan solusi dari isu-isu yang dihadapi oleh kaumnya sendiri," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.