Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Netanyahu Yakin Sekalipun Tanpa Hubungan Bilateral, Koridor Ekonomi Arab Saudi-Israel akan Terwujud

📅 Senin, 07 Agu 2023, 16:03 WIB | Oleh:

Netanyahu meremehkan masalah Palestina sebagai sesuatu yang menghambat kesepakatan Saudi-Israel.

"Ini semacam kotak centang," katanya.

Anda harus memeriksanya untuk mengatakan Anda melakukannya. Apakah itu yang dikatakan di koridor? Apakah itu yang dikatakan dalam negosiasi rahasia? Jawabannya jauh lebih sedikit dari yang Anda pikirkan".

Dia menolak untuk mengatakan apakah akan menerima pembatasan pemukiman Yahudi baru di Tepi Barat untuk mendapatkan kesepakatan dengan Riyadh. Dia mengatakan dia tidak akan mengizinkan negara Palestina tanpa Israel memiliki kontrol keamanan atasnya.

"Anda tidak akan memiliki negara Palestina, Anda akan memiliki negara teror Iran," katanya.

"Orang-orang Palestina harus memiliki semua kekuatan untuk memerintah diri mereka sendiri dan tidak ada kekuatan untuk mengancam Israel. Ini berarti bahwa dalam penyelesaian perdamaian akhir apa pun yang kita miliki dengan Palestina, Israel memiliki kekuatan keamanan utama di seluruh wilayah milik kita dan milik mereka".

Penjaga Islam

Normalisasi akan menjadi kudeta yang signifikan bagi Israel. Meskipun telah menandatangani kesepakatan diplomatik bersejarah dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan sejak 2020, Arab Saudi adalah ekonomi terbesar di Timur Tengah, dengan pemerintah menginvestasikan triliunan dolar untuk melakukan diversifikasi dari minyak. Ditambah, kerajaan itu adalah penjaga dua situs tersuci Islam di Mekkah dan Madinah.

Meskipun tidak ada ikatan formal, perusahaan teknologi dan keamanan dunia maya Israel diam-diam telah melakukan bisnis dengan kerajaan selama bertahun-tahun. Pada akhir 2020, media Israel mengatakan Netanyahu melakukannya
diterbangkan ke Arab Saudi
untuk bertemu putra mahkota, perjalanan yang tidak pernah diakui secara resmi oleh kedua belah pihak.

Beberapa transaksi menjadi lebih terbuka. Tahun lalu, Arab Saudi membuka wilayah udaranya untuk maskapai yang terbang masuk dan keluar dari Israel. Dan bulan ini SolarEdge Technologies , sebuah perusahaan S&P 500 yang berbasis di Israel, mengumumkan akan membentuk usaha patungan dengan perusahaan Saudi untuk mengembangkan energi terbarukan di kerajaan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

21 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...
Ekonomi
XL Dinobatkan Sebagai Best ...
Megapolitan
Ekspor Jakarta Tumbuh  4 Pe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.