Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Netanyahu Yakin Sekalipun Tanpa Hubungan Bilateral, Koridor Ekonomi Arab Saudi-Israel akan Terwujud

📅 Senin, 07 Agu 2023, 16:03 WIB | Oleh:
Netanyahu Yakin Sekalipun Tanpa Hubungan Bilateral, Koridor Ekonomi Arab Saudi-Israel akan Terwujud Doc: Istimewa
Ket. Netanyahu dalam sebuah wawancara tentang menjalin hubungan lebih dekat dengan Arab Saudi.

TEL AVIV - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pada Minggu (6/8) mengaku yakin Israel dan Arab Saudi akan memperdalam hubungan ekonomi dan bisnis, bahkan jika kedua negara tidak memiliki hubungan resmi.

Dilaporkan oleh Bloomberg, Bibi, nama panggilannya, yakin dapat mencapai kesepakatan dengan Saudi di mana negara-negara tersebut akan memiliki hubungan diplomatik resmi. "Tanpa satu, keduanya masih dapat membangun koridor ekonomi yang membentang dari Semenanjung Arab ke Eropa yang mencakup teknologi energi, transportasi, dan komunikasi," katanya.

"Kita akan menyadari itu," katanya dalam sebuah wawancara televisi.

"Menurut saya, kita akan menyadari apakah kita memiliki perdamaian formal atau tidak."

Tidak jelas apakah Arab Saudi akan menerima hubungan yang lebih erat. Opini publik di kerajaan iru tetap menentang untuj mengakui Israel.

Mencegah Iran

Pemimpin 73 tahun itu kerap mengatakan normalisasi hubungan akan menguntungkan Israel dan Arab Saudi secara ekonomi dan mencegah Iran mencampuri secara agresif di wilayah tersebut, termasuk dengan mengganggu rute pengiriman minyak .

Sementara Arab Saudi dan Iran telah memulihkan hubungan diplomatik awal tahun ini dalam kesepakatan yang dibantu Tiongkok sebagai perantara, Riyadh masih memandang Teheran dengan kecurigaan dan sebagai saingan geopolitik.

Sedangkan Presiden AS, Joe Biden, juga ingin Arab Saudi mengakui Israel. Dia mengirim Penasihat Keamanan Nasional, Jake Sullivan, ke kerajaan bulan lalu, sebagian untuk membahas masalah tersebut dengan pemimpin de facto kerajaan, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

"Itu akan memiliki konsekuensi ekonomi yang sangat besar bagi investor," kata Netanyahu.

"Jika mereka harus bertaruh, saat ini saya akan bertaruh. Tapi saya tidak bisa menjaminnya."

Riyadh sebelumnya mengatakan negara Palestina merdeka adalah prasyarat. Kerajaan telah mengungkapkan rasa frustrasi dalam beberapa bulan terakhir atas hubungan Israel yang memburuk dengan Palestina, ditandai dengan serangan baru-baru ini di sebuah kamp pengungsi di Tepi Barat dan komentar yang menghasut oleh beberapa anggota sayap kanan koalisi Netanyahu.

Secara pribadi, Saudi telah meminta jaminan pertahanan yang kuat dari AS, akses ke persenjataan Amerika kelas atas dan agar Gedung Putih mengizinkannya memperkaya uranium di dalam negeri sebagai bagian dari rencana untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir.

Meremehkan Palestina

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.