Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fatayat NU dan Prudential Kerja Sama Literasi Keuangan Syariah

📅 Jumat, 04 Agu 2023, 20:31 WIB | Oleh:
Fatayat NU dan Prudential Kerja Sama Literasi Keuangan Syariah Doc: istimewa
Ket. kerja sama literasi keuangan

JAKARTA - Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, tingkat literasi keuangan perempuan meningkat sebesar 14 persen dari tahun 2019, yakni menjadi 50,33 persen. Di Indonesia, kontribusi perempuan terhadap perekonomian terlihat di sektor UMKM sendiri.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) pada 2022 menyatakan, sebanyak 53,76 persen pemilik UMKM di Indonesia merupakan perempuan. Sebesar 97 persen karyawan mereka juga merupakan perempuan. Hal ini telah berhasil memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 61 persen.

Melihat fakta tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama dengan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), organisasi perempuan muda di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). Kemitraan ini juga merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis antara Prudential Syariah dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai inisiatif untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Syariah, khususnya di kalangan perempuan muda Indonesia.

Kemitraan Prudential Syariah dan Fatayat NU ini mencakup pelaksanaan program literasi dan inklusi keuangan Syariah bagi jutaan perempuan muda anggota Fatayat NU serta program Community Investment yang meliputi edukasi kesehatan dan keselamatan yang diprioritaskan untuk perempuan Indonesia.

"Perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, terutama saat membuat keputusan strategis yang menyangkut finansial. Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk terus memberdayakan perempuan di Indonesia melalui berbagai inisiatif bermanfaat, berkah, dan berdampak besar untuk masa depan literasi dan inklusi keuangan Syariah. Dengan demikian, program ini dapat membantu lebih banyak lagi keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dan sejahtera," ujar Presiden Direktur Prudential Syariah, Omar S. Anwar di Jakarta Jumat (4/8).

Semantara itu Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, mengatakan, fatayat NU, yang beranggotakan 10 juta perempuan muda berusia 25 - 45 tahun. Mereka lah aktif bergerak di berbagai bidang, termasuk keagamaan, ekonomi, dan sosial.

"Kami sangat menyambut baik kerja sama dengan Prudential Syariah ini. Bagi kami, langkah ini dapat mendukung misi bersama dalam memberdayakan perempuan muda Indonesia, khususnya Sahabat Fatayat dalam meningkatkan pemahaman literasi dan inklusi keuangan Syariah di Indonesia," ungkapnya.

Fokus peningkatan literasi keuangan bagi perempuan ini telah digiatkan sejak sekitar sepuluh tahun lalu di Indonesia dengan dipandu oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kabar baiknya, upaya kolektif tersebut membuahkan hasil, yakni angka literasi keuangan perempuan yang meningkat secara signifikan.

Ia menambahkan, pencapaian ini menjadi salah satu semangat Fatayat NU dan Prudential Syariah untuk mendukung kapabilitas para perempuan dalam mengambil keputusan keuangan yang bijaksana, mengelola pendapatan dengan efisien, dan merencanakan masa depan yang lebih baik.

Omar menuturkan, dengan menyadari pentingnya peran perempuan dalam hal ini, Prudential Syariah berkomitmen untuk terus dapat memberdayakan perempuan Indonesia dan membekali mereka dengan literasi dan inklusi keuangan. Beberapa program Community Investment telah dilaksanakan bersama dengan Prudential Indonesia, seperti menyelenggarakan pelatihan pengelolaan keuangan bagi para ibu rumah tangga di Desa Maju Prudential, Desa Mauk, Tangerang.

Lebih dari itu, sepanjang tahun 2022, program literasi keuangan untuk perempuan yang dilaksanakan oleh Prudential di Indonesia telah menjangkau lebih dari 11 juta masyarakat Indonesia. Program dilakukan baik secara luring maupun daring.

"Kolaborasi dengan Fatayat NU ini merupakan manifestasi dari nilai tolong-menolong yang menjadi prinsip utama asuransi Syariah. Kedepannya, kami akan terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat menjangkau lebih banyak lagi keluarga Indonesia dalam mendapatkan solusi perlindungan yang komprehensif, halal dan penuh berkah," tutup Omar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.