Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar: Transisi Energi di Indonesia Perlu Belajar dari Afrika Selatan

📅 Rabu, 02 Agu 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pakar: Transisi Energi di Indonesia Perlu Belajar dari Afrika Selatan Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Tangkapan Layar - Penasihat Kebijakan Internasional Institute of Sustainable Development (IISD) Afrika Selatan Richard Halsey pada diskusi tentang skema JETP untuk transisi energi batu bara menuju energi terbarukan di Indonesia, diikuti dalam jaringan di Jakarta, Senin (31/7/2023).

Jakarta - Penasihat Kebijakan Internasional Institute of Sustainable Development (IISD) Afrika Selatan Richard Halsey menyatakan Indonesia perlu belajar dari Afrika Selatan terkait transisi energi batu bara menuju energi terbarukan.

"Indonesia perlu memiliki dokumen rencana implementasi yang komprehensif dan transparan, karena di Afrika Selatan, kebijakan transisi energi batu bara tidak melibatkan para komunitas dan masyarakat, dan pemerintah meskipun sudah membuat dokumen investasitetapi tidak ada dokumen implementasi yang jelas dan terbuka," kata Richard pada diskusi daringdi Jakarta, Senin.

IISD menyelenggarakan diskusi peluncuran ikhtisar kebijakan pendanaan transisi energi berkelanjutan atau Just Energy Transition Partnership (JETP)yakni mekanisme pembiayaan yang mendukung transisi energi negara berkembang yang selama ini memiliki ketergantungan tinggi terhadap batu bara dan bahan bakar fosil, menuju emisi rendah karbon.

"Dampak dari tidak jelasnya dokumen rencana implementasi yang terbuka itu, membuat Afrika Selatan hanya mendapatkan komitmen pendanaan iklim dari JETP sebesar 8,6 persen atau 8,5 miliar dolar AS dari total kebutuhan 98,7 miliar dolar AS. Jadi, Indonesia harus belajar dari ini, karena akan sia-sia kalau kita hanya punya rencana investasi saja, tetapi tidak ada rencana untuk merealisasikannya," ujar Halsey.

Ia menekankan pentingnya melibatkan para pekerja dan komunitas di sektor batu bara yang nantinya akan terdampak kebijakan transisi energi terbarukan.

"Tanpa melibatkan para pekerja dan komunitas yang terdampak transisi energi batu bara ini, tidak akan ada hasil yang sesuai dengan perencanaan. Perlu ada rencana bagaimana distribusi dan peralihan mereka, juga bagaimana undang-undang yang ditetapkan pemerintah bisa melindungi mereka," tuturnya.

SementaraAnalis Kebijakan Energi IISDAnissa Suharsono mengatakan transisi energi terbarukan ini bukan hanya isu finansial belaka, melainkan harus ada kebijakan dalam undang-undang yang memperkuat.

"Transisi energi bukan hanya isu duit, tidak hanya dengan mencukupi kebutuhan finansial lalu beres, kan harus ada laporan institusional, harus ada pembuatan regulasi juga. JETP hanyalah katalissebagai pemantik saja," ucapnya.

Ia menegaskanpemerintah harus segera mendorong pihak swasta untuk bertransisi ke energi terbarukan.

"Pemerintah harus segera mengatur bagaimana agar transisi ke ekonomi yang lebih rendah karbon ini tidak meninggalkan mereka yang terdampak, itu tanggung jawab pemerintah, sektor-sektor swasta juga. Jangan berharap dengan JETP saja sudah terjawab, karena ini prosesnya masih panjang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.