Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dewan Tunggu Usulan Penyertaan Modal

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Dewan Tunggu Usulan Penyertaan Modal Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Pembeli memilih kebutuhan bahan pangan di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali, Rabu (26/7/2023).

JAKARTA - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diingatkan untuk mematangkan usulan penyertaan modal daerah (PMD) sebagai persyaratan revitalisasi pasar. Hal ini datang dari Ketua Komisi B DPRD Jakarta, Ismail, Jumat (28/7).

"Pematangan perlu dilakukan agar penyerapan anggaran yang telah dialokasikan ke BUMD bisa lebih maksimal," jelas Ismail. Dia menegaskan agar BUMD mitra kerja Komisi B dapat melakukan perencanaan dan pengkajian matang. Hal itu harus dilakukan sebelum mengusulkan PMD dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD.

Menurutnya, dengan adanya perencanaan matang diharapkan APBD yang disuntikkan bisa disalurkan secara maksimal. Dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) tahun 2022, Perumda Pasar Jaya hanya mampu menyerap PMD sebesar 329 miliar. Ini hanya 40 persen dari total PMD sebesar 823 miliar. Anggaran PMD tersebut diproyeksikan untuk merevitalisasi 30 pasar seluruh Jakarta.

Sedangkan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Tri Prasetyo, menuturkan, saat ini masih memproses sertifikat lahan. Ia mengakui Pasar Jaya kurang cermat dalam mengusulkan PMD tahun 2022 lalu.

"Kalau bisa disimpulkan, ternyata dalam pengusulannya belum dilakukan verifikasi lebih dulu. Ini akan menjadi catatan kami ke depannya," ujar Tri. Lebih jauh, Tri menjelaskan salah satu penyebab tidak optimalnya suntikan APBD untuk Pasar Jaya karena tidak lengkapnya berkas sertifikat kepemilikan lahan yang menjadi syarat pelaksanaan revitalisasi pasar.

Revitalisasi perlu dilakukan agar pasar-pasar milik pemerintah memiliki daya saing yang kuat dalam bisnis ritel. "Ini cukup disesalkan. Harusnya syarat sudahclean and cleardi awal, sebelum BUMD mengusulkan PMD," ujarnya.

Namun, hingga kini, lima pasar belum dilakukan revitalisasi lantaran tidak lengkapnya berkas sertifikat lahan. Perumda Pasar Jaya menyebut lima pasar tersebut masih dalam tahap sertifikasi. Lima pasar tersebut adalah Pasar Rajawali, Pasar Cideng Tomas, Pasar Karang Anyar, Pasar lama Jatinegara, dan Pasar Gardu Asem.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.