Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Manggarai Waspada Dampak El Nino

📅 Senin, 24 Jul 2023, 16:23 WIB | Oleh:
BMKG Imbau Warga Manggarai Waspada Dampak El Nino Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Ilustrasi - Papan imbauan dari BPBD Nagekeo, NTT tentang kebakaran hutan dan lahan.

LEWOLEBA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai, Nusa Tenggara Timur mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak dari fenomena El Nino yang diprakirakan terjadi dari Agustus hingga September 2023 berupa kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

"Wilayah Manggarai ini sedang memasuki musim kemarau, sehingga perlunya meningkatkan kesiapsiagaan terjadinya kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai Decky Irmawan dari Ruteng, Kabupaten Manggarai, Senin.

Berdasarkan data BMKG, ada dua kecamatan di Kabupaten Manggarai yang masuk dalam kategori "menengah" hari tanpa hujan yaitu Langke Rembong dan Cibal. Di dua kecamatan ini diperkirakan tidak akan turun hujan 11-20 hari.

Selanjutnya Kecamatan Satar Mese masuk kategori "pendek" atau mengalami hari tanpa hujan selama 6-10 hari.

Terkait dengan hal itu, Decky mengingatkan masyarakat untuk mengambil langkah antisipatif khususnya pada beberapa kecamatan tersebut.

Beberapa rekomendasi yang diberikan, yakni optimalisasi infrastruktur sumber daya air seperti waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan untuk pengelolaan curah hujan dan penggunaannya pada musim kemarau.

Selanjutnya, masyarakat juga diingatkan untuk menguatkan kesiapsiagaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi terjadi saat musim kemarau.

Beberapa daerah dengan tingkat "sangat mudah terbakar" di Kabupaten Manggarai saat ini yakni Reok dan Reok Barat.

Sedangkan Kecamatan Cibal, Cibal Barat, Lelak, Satar Mese Barat, dan Satar Mese Utara berada pada potensi kebakaran dengan tingkat "mudah terbakar".

Decky berpesan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran seperti membakar sembarangan, membakar lahan pertanian yang kering, dan membuang puntung rokok sembarangan.

Adapun imbauan serupa juga disampaikan untuk masyarakat pada wilayah kerja Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai yakni Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.