Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Gelombang Panas di Eropa, Perubahan Iklimkah ?

📅 Sabtu, 22 Jul 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sudah ada sejumlah kasus gangguan kesehatan terkait panas di Eropa akibat gelombang panas kali ini. Misalnya, tewasnya seorang pekerja jalanan di Italia dan berbagai laporan tentang serangan panas di Spanyol maupun Italia.

Menteri Kesehatan Italia telah mengimbau warga dan pengunjung di daerah terdampak untuk berjaga-jaga, misalnya menghindari sengatan matahari langsung selama jam-jam kala hari panas. Ada juga saran untuk tetap terhidrasi dan menghindari konsumsi alkohol.

Walau begitu, gelombang panas tak hanya berdampak bagi kesehatan. Ada juga imbas sosial dan ekonominya. Panas ekstrem dapat merusak permukaan jalanan dan menyebabkan rel kereta melengkung.

Gelombang panas juga mengurangi pasokan air sehingga mengganggu produksi listrik, pengairan tanaman, dan air minum. Pada 2022, panas menyengat di Perancis menyebabkan pembangkit listrik negara nuklir tak bisa beroperasi secara penuh karena temperatur sungai dan rendahnya muka air mengganggu proses pendinginan.

Sebuah penelitian menyatakan panas ekstrem memperlambat pertumbuhan ekonomi di Eropa sebesar 0.5% pada satu dekade silam.

Saat suhu terus meningkat, gelombang panas akan semakin parah. Karena itu, penting bagi pemerintah di seluruh dunia untuk bertindak cepat dan tegas untuk segera mengurangi emisi gas rumah kaca.

Patut dicatat bahwa sekalipun kita berhasil meredam laju emisi gas rumah kaca hari ini, iklim bumi akan terus menghangat. Pasalnya, laut sudah terlanjur menyerap dan menyimpan panas.

Walaupun laju pemanasan global melambat, dampak perubahan iklim di masa depan akan terus kita alami.The Conversation

Emma Hill, Associate Professor in Energy & Environmental Management, Coventry University dan Ben Vivian, Assistant Professor in Sustainability & Environmental Management, Coventry University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.