Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Bencana, Bupati Banyuwangi Beri Instruksi ke Jajarannya Waspada Dampak Curah Hujan Tinggi

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 04:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Bencana, Bupati Banyuwangi Beri Instruksi ke Jajarannya Waspada Dampak Curah Hujan Tinggi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau DAM antisipasi dampak curah hujan tinggi. Jumat (7/7/2023).

Banyuwangi - Antisipasi bencana. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menginstruksikan kepada seluruh jajarannya mewaspadai dampak dari curah hujan tinggi yang mengguyur di wilayah itu sejak beberapa hari terakhir.

"Seluruh OPD terutama dinas terkait untuk waspada dampak curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Lakukan langkah-langkah antisipasi," kata Bupati Ipuk di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat.

Seperti di Daerah Aliran Sungai (DAS) Badeng, katanya, curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Kamis (6/7) malam membuat debit air meningkat, dan bahkan debit air di Sungai Badeng mencapai 360 m3 per detik.

Menurut Ipuk, pada Jumat pagi air sempat meluap ke jalan akibat ada penyumbatan karena bongkahan kayu dan material lainnya di jembatan Alas Malang. Material tersebut berasal dari longsor di Gunung Raung yang terbawa aliran sungai.

"Memang sempat terjadi luapan air karena ada penyumbatan di bawah jembatan. Tapi petugas telah siaga, alhamdulillah sudah normal kembali setelah yang menyumbat cepat dibersihkan menggunakan alat berat," ujarnya.

Saat ini, lanjut ia, Dinas PU Pengairan mengerahkan dua alat berat eksavator untuk mengangkat bongkahan kayu dan material lainnya dari bawah jembatan.

"Petugas dari Dinas Pengairan dan seluruh penjaga pintu air siaga di sepanjang aliran sungai, khususnya Sungai Badeng," kata Bupati Ipuk.

Selain itu, Ipuk juga meminta masyarakat yang berada di sepanjang kawasan aliran sungai untuk waspada, dan masyarakat diminta agar masyarakat menjauh dari sungai karena debit air sungai meningkat.

"Jauhi sungai karena hujan masih terus turun. Semoga Allah melindungi kita semua," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo menyatakan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi kembali dengan Pemprov Jatim untuk melakukan rekonstruksi jembatan.

Menurut dia, jembatan Alasmalang yang merupakan wewenang wilayah Pemprov Jatim konstruksinya sudah waktunya dibongkar, karena sering terjadi penyumbatan.

"Konstruksi jembatan sudah waktunya diganti, karena ada pilar penyangga tengah yang besar yang berpotensi menimbulkan penyumbatan. Kami sudah mengirimkan surat permohonan pada Pemprov Jatim untuk dilakukan renovasi. Nanti kami akan koordinasi lagi dengan pemprov," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.