Kemendikbudristek Bantu Pemda Penuhi SPM Pendidikan
📅 Kamis, 06 Jul 2023, 01:01 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: koran jakarta/Muhamad Ma’rup
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membantu pemerintah daerah (pemda) dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sektor pendidikan. Dalam Rapor Pendidikan Daerah versi 2.0 memuat indikator utama untuk mengukur indeks SPM atau skor capaian pendidikan.
"SPM Pendidikan ini dapat dijadikan sebagai acuan pemda untuk mengukur kualitas pendidikan di suatu daerah," ujar Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, dalam peluncuran Rapor Pendidikan Daerah versi 2.0, di Jakarta, Rabu (5/7).
Nadiem mengatakan, pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia menjadi salah satu upaya mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan menjadi empat negara besar ekonomi dunia pada 2050. Namun, secara holistik, pemda masih memiliki tantangan dalam mengidentifikasi dan merefleksikan capaian kualitas pendidikan di daerah dan belum ada solusi pembenahan yang nyata.
"Untuk itu, kami merilis Rapor Pendidikan Daerah versi 2.0 untuk membantu pemda mengevaluasi kualitas pendidikan di daerahnya secara detail, sehingga dapat membantu melakukan perencanaan berbasis data dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran murid," jelasnya.
Pengembangan Fitur
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengungkapkan, Rapor Pendidikan Daerah versi 2.0 merupakan pengembangan dari platform Rapor Pendidikan Daerah yang diluncurkan pada tahun lalu. Fitur-fiturnya telah dikembangkan dari versi sebelumnya untuk mempermudah pemda dalam melakukan perencanaan.
Nadiem menambahkan, selain dilengkapi Indeks SPM, Rapor Pendidikan Daerah Versi 2.0 juga dilengkapi dengan pembaruan fitur yang menyajikan data secara lebih terpusat. Terdapat juga fitur yang memberi wawasan kondisi kualitas pendidikan satuan pendidikan dengan lebih mendalam dan lebih terpadu dengan proses perencanaan daerah.
"Warna indikator kondisi satuan pendidikan kini menjadi tiga warna saja. Warna merah untuk kondisi yang kurang, kuning untuk kondisi sedang, dan hijau untuk kondisi yang sudah baik," tambahnya.
Dia menerangkan, terdapat halaman ringkasan yang berisikan informasi terkait kondisi pendidikan di daerah, satuan pendidikan mana yang sudah baik, yang perlu ditingkatkan, dan rekomendasi program/kegiatan. Terdapat juga halaman akar masalah yang dilengkapi delta capaian dari tahun sebelumnya dan sebaran 10 satuan pendidikan teratas dan terbawah.
"Pada halaman akar masalah, pemda dapat melihat indikator prioritas satuan pendidikan mana yang perlu dilakukan pembenahan. Sebaran akar masalah berdasarkan capaian per kabupaten/kota juga bisa dilihat," katanya.
Selain itu, kata Nadiem, terdapat juga contoh pembenahan sebagai acuan untuk melakukan pembenahan. Di dalamnya terdapat beragam rekomendasi kegiatan apa yang tepat untuk pemenuhan SPM satuan pendidikan yang perlu dibenahi.
Menurutnya, komitmen pemerintah daerah dalam mengakselerasi peningkatan kualitas sistem pendidikan di Indonesia menjadi kunci keberhasilan Merdeka Belajar.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo menyebut SPM dalam Rapor Pendidikan nantinya juga akan menunjukkan kecakapan karakter peserta didik. Menurutnya, hal tersebut sangat penting dalam menghidupkan ekosistem pendidikan. "Kalau satuan pendidikan tidak bertransformasi, maka pengembangan karakter itu tidak akan tercapai," ungkapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!