Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Mau Tertinggal, Palangka Raya Andalkan AI untuk Rebut Peluang Ekonomi

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Mau Tertinggal, Palangka Raya Andalkan AI untuk Rebut Peluang Ekonomi Doc: Antara/ Microsoft Copilot-as
Ket. An AI-generated illustration.

PALANGKA RAYA – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan ekonomi digital di daerah membuka peluang besar untuk meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses pasar, dan mempercepat transformasi layanan publik.

Teknologi ini dapat membantu pelaku UMKM dalam analisis pasar, pemasaran digital, hingga pengelolaan operasional yang lebih efektif, sehingga daya saing ekonomi lokal dapat meningkat.

Di sisi lain, pemanfaatan AI juga berpotensi memperkecil kesenjangan ekonomi antarwilayah jika didukung infrastruktur digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Namun, tanpa kesiapan literasi digital, akses internet yang merata, serta regulasi yang adaptif, transformasi berbasis AI justru dapat memperlebar ketimpangan antara daerah yang sudah maju secara teknologi dan daerah yang masih tertinggal.

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong pemanfaatan program kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan ekonomi berbasis digital.

"Salah satunya kami lakukan melalui pelatihan pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Kota Palangka Raya," kata Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya Saipullah di Palangka Raya, Selasa (12/5).

Dia mengatakan pemanfaatan AI menjadi kebutuhan penting di era digital saat ini. Teknologi tersebut membantu masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah meningkatkan efektivitas promosi, pelayanan, serta penyebaran informasi secara cepat dan tepat sasaran.

"Dalam sektor usaha, AI memudahkan pelaku UMKM membuat promosi digital, membaca tren pasar, hingga memperluas pemasaran melalui media sosial. Pemanfaatan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tengah perkembangan ekonomi digital," katanya.

AI juga berperan dalam mendukung penyebaran informasi publik yang lebih kreatif dan menarik. Karena itu, peningkatan literasi digital dan kemampuan memanfaatkan AI menjadi langkah penting agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Namun, penggunaan AI perlu dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab agar tidak disalahgunakan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memperkuat edukasi digital sehingga AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi masyarakat," kata Saipullah.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Hendra Surya menambahkan bahwa perkembangan teknologi saat ini menuntut masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi digital, termasuk pemanfaatan AI dalam strategi pemasaran dan komunikasi informasi.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong anggota KIM agar mampu memanfaatkan teknologi AI secara positif dan produktif, terutama dalam mendukung pemasaran digital serta penyebaran informasi yang kreatif dan menarik,” ujarnya.

Hendra menegaskan bahwa KIM memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam memberikan edukasi digital kepada masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kemampuan di bidang teknologi informasi menjadi langkah strategis agar KIM semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia menambahkan penggunaan AI saat ini telah menjadi bagian penting dalam berbagai sektor, termasuk promosi usaha mikro, pengembangan konten digital, hingga pelayanan informasi publik. Karena itu, keterampilan tersebut dinilai sangat penting untuk dimiliki anggota KIM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.