Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RPH Ditutup Paksa, Operasi Pasar Dilakukan

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 05:23 WIB | Oleh:
RPH Ditutup Paksa,  Operasi Pasar Dilakukan Doc: ANTARA/HO
Ket. Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Rawa Kepiting, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

JAKARTA - Setelah rumah potong heran (RPH) di Jakarta Timur ditutup Pemprov DKI akan mengadakan operasi pasar. Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Jumat (30/6), operasi pasar untuk mengimbangi pasokan.

"Kita telah lakukan operasi pasar untuk imbangi pasokan. Kita kerja sama dengan Dharma Jaya dan BUMD terkait," jelasnya. Hal tersebut dilakukan Pemprov DKI Jakarta agar masyarakat tetap mendapatkan pasokan daging pasca-RPH tersebut ditutup secara paksa oleh beberapa oknum kelompok masyarakat tertentu.

Suharini menyayangkan adanya aksi penutupan RPH secara paksa oleh warga. Menurut dia, RPH tidak diperkenankan untuk tutup lantaran dapat mempengaruhi pasokan daging masyarakat. Dia juga menyayangkan adanya aksi intimidasi yang dilakukan pihak ormas yang berujung penganiayaan pemilik usaha pemotongan daging.

"Untuk intimidasi, itu hal yang berbeda. Kita pastikan ke jalur hukum," tandasnya.
Dengan adanya aksi ini, dia berharap perpecahan antara kelompok masyarakat dan para pedagang daging di RPH bisa mereda sehingga aktivitas perdagangan dapat kembali normal.

Di saat yang sama, Kepala Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas KPKP DKI Jakarta, Renova Ida Siahaan, menerangkan bahwa ormas tersebut mengaku dari Komunitas Pedagang Ayam Eceran, tetapi kapan komunitas tersebut dibentuk, tidak diketahui.

Dinas KPKP DKI sangat menyayangkan tindakan ormas ini lantaran menghambat pelayanan masyarakat. Tindakan mereka merugikan pelaku usaha, pedagang, dan mengganggu ketersediaan ayam. "Kita sudah masuk pelaporan ya. Memang mereka harus ditertibkan. Saat ini lagi ditangani agar suasana adem," ujar Renova.

Dia juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengamanan RPH.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Wali Kota dan Polres Jakarta Timur untuk bantuan pengamanan," katanya.

Selain itu, Renova juga melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas Pangan Polri dan Badan Pangan Nasional untuk membantu mengawal pasokan ayam hidup ke Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU). Diharapkan dalam waktu dekat semua bisa kembali normal sehingga tidak mengganggu pasokan kebutuhan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

22 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.