Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentargetkan 62.727 Warga Mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 17:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentargetkan 62.727 Warga Mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis Doc: Antara
Ket. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, Kalteng, Rina Sari saat ditemui di Kuala Kurun, Jumat (10/4/2026).

Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kesehatan menargetkan minimal 62.727 warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada periode 2026.  

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Rina Sari di Kuala Kurun, Jumat mengatakan, berdasarkan data dari Pusat Data dan Teknologi Informasi, jumlah sasaran CKG di kabupaten ini pada 2026 mencapai 150.272 penduduk. 

"Target capaian CKG 2026 di Gumas adalah 46 persen dari total sasaran penduduk sebanyak 150.272 warga tadi, yakni 62.727 warga. Capaian kita di angka 5,4 persen dari 11,82 persen kehadiran sampai dengan 31 Maret 2026," kata Rina.

Dia mengatakan, untuk mengejar target 46 persen di tahun 2026, sejumlah strategi telah disiapkan, di antaranya pelayanan jemput bola, dengan mendatangi langsung perangkat daerah, instansi vertikal, tempat ibadah, sekolah, puskesmas, hingga komunitas masyarakat.

Strategi lainnya yakni penguatan sosialisasi, melalui media cetak, elektronik, media sosial, serta pemasangan spanduk dan penyebaran leaflet, serta memperkuat koordinasi lintas sektor, guna memperluas jangkauan dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Ia mengakui, meski strategi telah disusun, pelaksanaan CKG di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan antara lain data peserta yang tidak sinkron, terutama terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kemudian gangguan teknis pada aplikasi dan server, keterbatasan anggaran serta bahan medis habis pakai (BMHP), akses wilayah kerja puskesmas, pustu, dan posyandu yang sulit dijangkau, dan beberapa lainnya.

"Dengan berbagai tantangan itu, pentingnya dukungan semua pihak, baik instansi pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, agar target 46 persen tadi dapat tercapai," kata Rina.

Pada tahun 2025, masih berdasarkan data yang disampaikan Pusdatin, jumlah sasaran Program CKG di Gumas tercatat sebanyak 145.534 warga. Dari jumlah tersebut ditetapkan target 36 persen atau sebanyak 52.392 warga. Realisasi di lapangan mencapai 86,55 persen dari target, atau setara dengan 48.845 orang yang telah terlayani.

Capaian tersebut masuk membuat kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’ termasuk daerah dengan capaian CKG tinggi di Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila.

"Program CKG merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini dan pencegahan penyakit secara menyeluruh. Jadi kita semua harus mendukung program ini," kata Rina Sari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.