Belajar dari Thailand, Bagaimana Partai Anak Muda Kalahkan Militer dan Konservatif
📅 Jumat, 30 Jun 2023, 13:36 WIB | Oleh: Tim PenulisKemenangan MFP pada pemilu pertamanya menjadi tamparan keras bagi partai-partai politik, khususnya partai-partai baru, di Indonesia.
Partai bisa mulai meniru strategi yang dilakukan MFP, yakni "menjual" figur yang tidak hanya muda tapi juga memiliki integritas, kepekaan terhadap persoalan masyarakat dan mengerti bagaimana menyelesaikannya. Partai, dengan apa pun programnya, harus muncul sebagai pembaharu dan pembeda.
Di Indonesia, masih sulit untuk menemukan politikus atau partai dengan haluan progresif yang siap membawa perubahan besar bagi bangsa dan negara.
Banyak anak muda yang masuk partai politik justru terjebak dengan tradisi-tradisi lama - korupsi dan mental asal bapak senang.
Jangankan berharap untuk menjadi vis-a-vis penguasa, yang dipertontonkan justru banyak partai atau politikus berlomba-lomba untuk menjadi orang terdekat dari penguasa demi mendapatkan posisi aman bagi dirinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan Partai Move Forward dalam pemilu Thailand harus menjadi suatu pembelajaran dan pemicu untuk menciptakan era anak muda yang dengan ide-ide progresifnya dapat mengambil alih perpolitikan Indonesia.![]()
M Rizky Ganda Hutama, Dosen, Universitas Pasundan
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!