DKPP Harap Kasus Meninggalnya Petugas KPPS Tak Terulang
📅 Selasa, 13 Jun 2023, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antaranews
SOLO - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI berharap kasus meninggalnya ratusan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) pada Pemilu 2019 tidak terulang lagi pada Pemilu 2024 mendatang.
Ketua DKPP Heddy Lugito mengatakan saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah mengeluarkan aturan terkait pembatasan usia petugas ad hoc pemilu. "KPU dan Bawaslu sudah membuat peraturan penyelenggara pemilu, seperti dibatasinya umur dan dilakukan tes kesehatan," katanya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (12/6).
Ia mengatakan pada saat itu banyak petugas ad hoc pemilu yang sudah berusia tua sehingga bisa jadi mereka kelelahan. Meski demikian, menurut dia, bisa jadi penyebab meninggal dunia bukan karena kelelahan bertugas sebagai petugas KPPS.
"Mungkin meninggalnya bertepatan pas lagi pemilu juga. Jadi bukan semata-mata karena pemilu. Jangan sampailah ada yang meninggal lagi," katanya.
Ke depan, kata dia, kejadian tersebut sudah diantisipasi lewat peraturan, salah satunya usia petugas penyelenggara di bawah 50 tahun. "Ya kami berharap dan berdoa jangan sampai ada musibah seperti kemarin karena (petugas KPPS) masih muda-muda semua," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan yang sama, anggota DKPP RI Periode 2017-2022 Alfitra Salamm mengatakan pada Pemilu 2019 jumlah petugas yang meninggal hampir 800 orang. "Jangan sampai itu terulang kembali. KPU RI dan Bawaslu RI harus antisipasi itu"" kata Ketua Umum Asosiasi Ilmu Politik Indonesia tersebut. ν Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!