Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Minta AS Ciptakan Suasana untuk Berdialog

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Minta AS Ciptakan Suasana untuk Berdialog Doc: Antara/Xinhua
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Senin (14/11) mencapai serangkaian kesepakatan tentang menjaga dialog dan koordinasi bilateral di berbagai bidang, dan saling bertukar pandangan soal isu Ukraina.

ISTANBUL/TORONTO - Tiongkok pada Selasa (30/5) mengatakan agar Washington menciptakan "suasana yang diperlukan" untuk dialog bilateral, usai menolak permintaan Amerika Serikat untuk pertemuan pemimpin pertahanan kedua negara.

"AS seharusnya sadar penyebab kesulitan dialog antara militer Tiongkok dengan AS, menghormati masalah kedaulatan, keamanan, dan kepentingan Tiongkok, segera memperbaiki tindakan yang salah dan menunjukkan ketulusan," kata Mao Ning, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Beijing meminta Washington "untuk menciptakan suasana dan kondisi yang diperlukan untuk dialog," menurut harian Tiongkok Global Times mengutip Mao.

AS meminta Tiongkok untuk mengadakan pertemuan kepala pertahanan kedua negara disela forum keamanan tahunan di Singapura.

Tiongkok "menginformasikan AS bahwa mereka menolak undangan kami untuk mempertemukan Menteri Pertahanan Lloyd Austin dengan Menteri Pertahanan Nasional Li Shangfu di Singapura minggu ini," kata juru bicara Pentagon Patrick Ryder kepada Anadolu.

Penasehat Negara dan Menteri Pertahanan Tiongkok Jenderal Li Shangfu dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin akan menghadiri Dialog Shangri-La ke-20 di Singapura pada 31 Mei hingga 4 Juni, dimana para pemimpin global dan pembuat kebijakan akan bertemu dan membahas isu-isu penting.

Namun Ryder, menekankan pentingnya menjaga saluran komunikasi yang terbuka antara militer kedua negara untuk memastikan kompetisi tidak berubah menjadi konflik.

Li diangkat sebagai kepala pertahanan awal tahun ini pada Maret. Ia menghadapi sanksi AS karena mempromosikan kesepakatan pertahanan Tiongkok-Rusia.

"Keengganan Tiongkok untuk terlibat dalam diskusi antar militer yang bermakna" tidak akan mengurangi komitmen Departemen Pertahanan AS untuk mencari jalur komunikasi terbuka dengan Tentara Pembebasan Rakyat di berbagai tingkatan sebagai bagian dari pengelolaan hubungan yang bertanggung jawab, kata Ryder

Sanksi yang ditetapkan kepada Li di bawah Countering America's Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) tidak menghalangi Austin bertemu dengannya dalam proses menjalankan tugas resmi pemerintah AS, tegas Ryder.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.