Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekutu Putin Jelaskan Cara Dapatkan Senjata Nuklir

📅 Senin, 29 Mei 2023, 14:30 WIB | Oleh:
Sekutu Putin Jelaskan Cara Dapatkan Senjata Nuklir Doc: NEWSWEEK/MIKHAIL METZEL/SPUTNIK/AFP VIA GETTY IMAG
Ket. Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

JAKARTA - Negara-negara eks Soviet yang berusaha meningkatkan pertahanan mereka dengan menjadi tuan rumah senjata nuklir di wilayahnya harus membangun hubungan lebih dekat dengan Rusia, kata Presiden Belarusia Alexander Lukashenko kepada televisi Russia 1 dalam wawancara yang disiarkan pada Minggu (28/5).

"Tidak ada yang menentang Kazakhstan atau negara lain yang memiliki hubungan dekat dengan Federasi Rusia seperti yang kita miliki," kata Lukashenko kepada Pavel Zarubin dari Russia 1 ketika ditanya soal komentar Astana baru-baru ini mengenai hubungan antara Moskow dan Minsk, yang memungkinkan kedua tetangga berbagi perisai nuklir.

"Seseorang harus bergabung dengan Negara Persatuan Rusia dan Belarusia, maka akan ada senjata nuklir untuk semua orang," katanya. "Kita perlu memahami bahwa kita memiliki peluang strategis yang unik untuk bersatu."

Lukashenko mengatakan, dia hanya mengungkapkan pendapatnya sendiri, yang mungkin belum tentu selaras dengan pendapat orang Rusia.

Awal pekan ini, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengatakan: "Bahkan senjata nuklir adalah satu untuk dua sekarang," mencatat tingkat integrasi yang dekat antara Rusia dan Belarusia, yang dia klaim berbeda dari anggota Uni Ekonomi Eurasia lainnya, yang juga mencakup Armenia, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pada Maret lalu bahwa senjata nuklir taktis akan ditempatkan di Belarusia. Sabtu lalu, Lukashenko berkata, "pengerahan amunisi nuklir telah dimulai."

Rusia telah berulang kali menyatakan senjata tersebut tidak diserahkan ke Belarusia, Moskow mempertahankan kendali penuh atas senjata tersebut.

Berita tentang pengerahan itu memicu kritik dari Washington.Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada wartawan dia merasa "sangat negatif" tentang perkembangan tersebut.

Kedutaan Besar Rusia di Washington menanggapi dengan mengatakan bahwa itu adalah "hak berdaulat" Rusia untuk membuat keputusan guna memperkuat keamanan sekutunya. Kedutaan juga merujuk ke gudang senjata nuklir AS yang ditempatkan di Eropa.

Saat ini, senjata nuklir taktis Amerika hadir di lima negara NATO Eropa - Belgia, Jerman, Italia, Belanda, dan Turki. Demikian dilaporkan RT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Serangan Udara Militer Hantam Sebuah Biara

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Udara Militer Hant...
Luar Negeri
Tiga Terluka dalam Puluhan ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.