Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Sejumlah Kali

📅 Minggu, 28 Mei 2023, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati! Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Sejumlah Kali Doc: ANTARA/PVMBG
Ket. Pos PGA Karangetang memantau terjadinya leleran lava lebih kurang 300 meter, sementara guguran mengarah ke Kali Batu Awang dan Kali dengan jarak luncur sekitar 1.000-1.500 meter.

KEPULAUAN SITARO - Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara memantau guguran lava yang mengarah ke sejumlah kali yang berhulu dari puncak kawah.

"Kami berharap warga tidak melanggar zona atau area yang direkomendasikan Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi atau PVMBG," harap Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia P Tatipang di Manado, Minggu (28/5).

Secara visual, Gunung Karangetang tampak jelas hingga berkabut, sementara asap kawah tidak teramati.

Leleran lava lebih kurang 300 meter, sementara guguran mengarah ke Kali Batu Awang dan Kali dengan jarak luncur sekitar 1.000-1.500 meter.

Sesekali juga guguran lava mengarah ke kali Batang, Kali Timbelang dan Kali Beha Barat lebih kurang 1.000 meter.

Terekam sebanyak 28 kali gempa guguran dengan amplitudo antara 10-45 milimeter selama 38-156 detik.

Sementara itu, dari laporan pengamatan pukul 00.00 - 06.00 WITA, kondisi gunung tertutup kabut dengan asap kawah tidak teramati.

Pos PGA Karangetang merekam sebanyak 29 kali gempa guguran dengan amplitudo antara 10-45 milimeter selama 50-185 detik.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang berada pada level III atau siaga," katanya menambahkan.

Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diharapkan tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua serta kawah utama dan area perluasan sektoral ke arah barat daya, selatan, dan tenggara sejauh 3,5 kilometer.

Masyarakat diharapkan mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diajak meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.