Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dies Natalis ke-58 UNNES Momentum Menuju 'World Class University'

📅 Selasa, 16 Mei 2023, 20:31 WIB | Oleh:
Dies Natalis ke-58 UNNES Momentum Menuju 'World Class University' Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Rektor UNNES, S. Martono, dalam siaran Upacara Pembukaan Dies Natalis ke-58 UNNES, yang diakses Selasa (16/5).

JAKARTA - Pemerintah mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk tidak hanya memiliki reputasi di tingkat nasional saja, tetapi juga internasional. Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang sudah berbadan hukum mencoba untuk mewujudkan hal tersebut.

Dies Natalis ke-58 UNNES menjadi momentum UNNES menuju world class university. "Mari di awal ini kita coba tetap meningkatkan reputasi terbaik UNNES berskala internasional," ujar Rektor UNNES, S. Martono, dalam siaran Upacara Pembukaan Dies Natalis ke-58 UNNES, yang diakses Selasa (16/5).

Dia mengungkapkan, target jangka panjang dirinya sebagai rektor UNNES adalah membangun pondasi agar UNNES mampu bersaing dan bersanding di tingkat internasional. Secara internal pihaknya akan terus berbenah untuk menjaga stabilitas dan iklim akademik.

"Kami akan selalu berusaha agar UNNES tetap menjadi perguruan tinggi yang diminati masyarakat, menjaga dan meningkatkan reputasi UNNES di tingkat nasional dan internasional," jelasnya.

Tentukan Fokus

Secara terpisah, Anggota Task Force World Class University UNNES, Sandy Arief, mengatakan pihaknya akan fokus terhadap dua pemeringkatan internasional dalam rangka UNNES menjadi universitas berkelas dunia. QS World University Ranking dan Times Higher Education dipilih sebagai fokus dan parameter proses pembelajaran serta pendidikan di universitas.

Dia mengungkapkan kriteria dalam QS World University Ranking yaitu reputasi akademik, reputasi pasar kerja terhadap lulusan unnes, rasio jumlah dosen dan mahasiswa, rasio staf pengajar asing, rasio mahasiswa asing, kualitas sitasi, jaringan riset internasional, karier alumni, keberlanjutan lingkungan dan sosial. Untuk Times Higher Education yaitu teaching, research, citation quality, international outlook, dan industry income.

"Pemeringkatannya bukan tujuan akhir. Itu merupakan salah satu parameter atau alat untuk mengukur terkait peningkatan kualitas. Fokus kita pada peningkatan kualitas atau mutu akademik dari UNNES," katanya.

Sandi menyebut, pemerintah berpesan agar UNNES paling tidak mampu menduduki peringkat 1.000 QS World University Ranking. Adapun saat ini, UNNES belum masuk radar pemeringkatan tersebut, tapi sudah masuk dalam radar QS World University Ranking by region dengan menempati posisi 700-an.

"Untuk bisa masuk ke QS World University Ranking, ada tahapannya. Salah satunya sudah bisa masuk level asia dulu. Baru kita akan naik level ke world university ranking. Kami optimistis akan ke arah universitas berkelas dunia," terangnya.

Sekretaris Senat Universitas UNNES itu menuturkan, pihaknya telah menyiapkan road map atau arah kebijakan universitas untuk mewujudkan UNNES menjadi universitas berkelas dunia. Beberapa di antaranya pembukaan program studi baru, kolaborasi internasional tiap fakultas dan program studi, peningkatan kualitas sitasi.

Dia memastikan, banyak dampak positif jika UNNES masuk dalam radar QS World University Ranking, termasuk bagi lulusan dan civitas akademika secara utuh. Dengan masuk dalam radar tersebut, para lulusan memiliki daya tawar untuk bekerja di perusahaan internasional sebab pembelajaran di UNNES sudah diakui di tingkat dunia.

"Di negara-negara maju terkadang para pemberi kerja atau employer akan melacak rekam jejak lulusannya, termasuk darimana universitas yang jadi almamater mereka," ucapnya.

Di sisi lain, kata dia, UNNES sebagai PTNBH punya strategi meningkatkan pendapatan di luar bantuan pemerintah dan mahasiswa. Dengan masuk pemeringkatan internasional, maka mitra luar negeri tidak akan ragu berkolaborasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

17 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

32 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.