Melangkah ke Dunia Streetphotography
📅 Jumat, 12 Mei 2023, 17:14 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
Fotografi jalanan atau Streetphotography adalah tentang menangkap kehidupan di jalanan sebuah kota atau daerah. Ini bukan secara khusus tentang memotret warga, tetapi orang kerap menjadi bagian penting dari Streetphotography. Setidaknya, itulah yang diyakini banyak pelaku Streetphotography.
Tetapi menangkap orang tanpa persetujuan eksplisit mereka adalah sesuatu yang dianggap bagian paling sulit dalam menjalani sub genre fotografi.
Baru-baru ini, seorang fotografer Belanda, Nando Harmsen, yang berspesialisasi dalam fotografi pernikahan dan lanskap, membagikan pengalaman dan tips bagaimana awal ia mencoba dan menikmati kegiatan hobi Streetphotography.
Dikutip dari Fstoppers, meskipun sering memotret orang, Harmsen mengaku tidak pernah berani terjun ke dunia fotografi jalanan.
Namun setelah mencobanya beberapa kali, dengan hasil yang beragam. Saya ingin berbagi pengalaman saya dan memberikan beberapa tips bagi mereka yang ingin mencoba ini untuk pertama kali juga," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya selalu melihat dengan takjub pada foto-foto menakjubkan oleh fotografer jalanan yang terkenal dan tidak begitu terkenal. Seringkali ini disajikan dalam warna hitam dan putih dan itu memang terasa menyenangkan. Karena saya sangat menyukai fotografi hitam putih, saya mencoba fotografi jalanan semacam itu beberapa kali," tuturnya.
Peralatan
Menurutnya, kamera berukuran besar seperti jenis DSLR atau mirrorless bukanlah alat yang mudah diandalkan untuk jenis sub genre ini. Itu terasa agak mencolok, dan orang yang akan dijadikan target selalu merasa terintimidasi saat kamera diarahkan ke mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Streetphotography adalah tempat untuk kamera berukuran kecil menjadi sangat berguna. Ini adalah alat yang tidak mencolok yang menghasilkan gambar yang menakjubkan.
Dengan lensa yang memiliki panjang fokus (focal lenght) tetap dengan bidang pandang yang mendekati dengan 35 milimeter pada bingkai penuh, membuat fotografer harus dekat dengan subjek, dan itu menjadi kelemahan sskaligus kelebihannya.
"Keuntungannya adalah hubungan yang tercipta dengan subjek dan momen yang Anda tangkap. Kelemahannya adalah tidak bisa menjaga jarak, hampir tidak mungkin untuk menembak tanpa diketahui," ujarnya.
Menurutnya, fotografer dapat menggunakan fokus manual, diatur ke jarak hyperfocal. Dengan cara ini tidak perlu menunggu fokus otomatis untuk mengunci sesuatu.
"Saya juga bermain-main dengan menggerakkan kamera secara sengaja. Bukan untuk landmark yang mengesankan, tapi untuk kehidupan di jalanan," ungkapnya.
Harmsen menjelaskan, hasil pertama dari Streetphotography tentu tidak menghasilkan foto kelas dunia. Tapi itu bukan tujuannya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!