Sentuhan Carrick Ubah Wajah Manchester United, Mimpi Juara Mulai Menyala
📅 Kamis, 29 Jan 2026, 19:10 WIB | Oleh: Alfred
Doc: Manchester United
JAKARTA - Dua kemenangan beruntun atas tim papan atas Liga Premier membangkitkan optimisme baru di kubu Manchester United. Di bawah arahan Michael Carrick, Setan Merah mulai menunjukkan transformasi permainan yang lebih tenang, percaya diri, dan efektif.
Ada ekspektasi besar setelah dua kemenangan itu bahwa musim ini tak akan berakhir seburuk musim lalu sehingga finis empat besar bukan hal mustahil.
Bahkan ada di antara penggemar United yang percaya timnya bakal mengangkat trofi liga ketika musim ini berakhir.
Tetapi biasanya, tim yang terlalu jauh dari pemuncak klasemen ketika kompetisi sudah berjalan lebih dari separuh musim tak akan masuk hitungan bakal finis di puncak klasemen.
Sampai menjelang pekan ini, United berselisih 12 poin di bawah Arsenal yang memuncaki klasemen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kabar baiknya, musim ini lebih sulit diprediksi dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya. Baik Arsenal maupun Manchester City masih bisa tersendat atau bahkan terpeleset dalam 15 pertandingan terakhir Liga Premier.
Lain dari itu, cuma memainkan pertandingan liga ketika para pesaingnya harus membagi konsentrasi dengan Liga Champions, Liga Europa, Liga Conference, Piala FA dan Piala Liga, akan menguntungkan tim asuhan Michael Carrick itu.
Atmosfer dalam tim pun tampaknya mulai berubah lebih baik dan lebih hangat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Suasana itu termanifestasi pada dua laga terakhir United ketika pemain-pemain mereka menikmati formasi yang membuat mereka nyaman bermain.
Bruno Fernandes telah kembali ke posisinya sebagai kreator serangan, sementara Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo bertambah garang di depan gawang lawan.
Patrick Dorgu juga berubah menjadi predator setelah dikaryakan di sayap serangan. Sayang, Dorgu akan absen cukup lama karena cedera hamstring.
Sementara di tengah, Casemiro bertambah kokoh justru setelah bermitra dengan Kobbie Mainoo, yang dianggurkan oleh Amorim kendati bersinar semasa era Erik Ten Hag.
Formasi dua bek tengah yang diapit dua bek sayap juga membuat pertahanan United lebih solid ketimbang formasi tiga bek tengah yang dibangun Amorim.
Main menyerang butuh talenta
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!