Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karavel, Kapal Andalan Portugis dan Spanyol untuk Jelajahi Dunia

📅 Rabu, 10 Mei 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Salah satu kelemahan karavel yang juga dibuat di galangan kapal di koloni Portugis seperti Goa di India ini adalah tidak dapat mengangkut muatan sebanyak jenis kapal lain. Kapasitas yang terbatas ini merupakan kerugian yang serius ketika, misalnya, Portugis memperoleh akses ke perdagangan rempah-rempah di Asia dan ingin mengangkut kargo berharga ke Eropa melalui jalur laut.

Untuk jalur perdagangan ini, kapal karakkah (carrack) yang jauh lebih besar digunakan. Berat kapal ini bisa mencapai 2.000 ton. Kapal pelintas samudra bertiang tiga atau empat, dikembangkan pada abad ke-14 dan ke-15 di Eropa. Kerakah pertama kali digunakan untuk keperluan pelayaran niaga bangsa Eropa dari Laut Tengah ke Laut Baltik.

Untuk mengatasi kerugian dari ruang kargo yang terbatas, desain karavel diubah menjadi bundar atau dinamakan redonda caravela. Jenis ini lebih besar dan lebih lebar dari biasa dan beratnya bisa mencapai 300 ton. Jenis bundar biasanya memiliki tiang-tiang persegi untuk kecepatan yang lebih tinggi dan cucur dengan layar sprit.

Varian ketiga adalah karavel bertiang empat yang dirancang untuk digunakan sebagai kapal perang. Biasanya, tiga tiang membawa layar lateen dan satu tiang persegi. Dalam banyak hal, kapan jenis ini merupakan cikal bakal kapal perang galleon di abad ke-16.

Memang, perkembangan kelas karavel yang lebih besar juga merupakan tanggapan atas meningkatnya jumlah serangan Belanda terhadap kapal-kapal Portugis sejak abad ke-16. Kapal yang lebih besar bisa membawa lebih banyak meriam. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.