Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Karavel, Kapal Andalan Portugis dan Spanyol untuk Jelajahi Dunia

📅 Rabu, 10 Mei 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Karavel, Kapal Andalan Portugis dan Spanyol untuk Jelajahi Dunia Doc: Wikimedia Commons

Kesuksesan awal penjelajahan tidak lepas dari peran kapal karavel. Kapal ringan dengan lambung rendah dan layar segitiga ini dapat mengatasi angin sakal, badai dahsyat, dan perairan dangkal untuk melewati pantai berkarang.

Karavel atau Caravela dalam bahasa Portugis dan Spanyol, merupakan kapal berukuran sedang dengan lambung rendah dan layar lateen (lateen sail) atau segitiga. Karakter ini menjadikannya ideal untuk penjelajahan samudra sejak abad ke-15 dan seterusnya.

Kapal ini dapat berlayar dengan cepat, bermanuver lincah, dan hanya membutuhkan awak kecil untuk berlayar. Portugis dan Spanyol menjadikannya sebagai kapal andalan pada awal zaman penjelajahan (age of exploration), ketika bangsa Eropa memulai melintasi lautan yang sebelumnya tidak mereka kenal.

Kapal layar karavel dikembangkan dari jenis perahu nelayan Portugis pada pertengahan abad ke-15 ketika Pangeran Henry, Sang Navigator dari Portugal (alias Infante Dom Henrique, 1394-1460) menjelajahi dunia dan mendapatkan akses ke jaringan perdagangan yang jauh.

Di Sagres di ujung selatan negara Portugal, Henry mengumpulkan tim ahli kartografi, navigasi, astronomi, dan ahli desain kapal. Mereka ditugaskan untuk membuat kapal yang mampu mengarungi laut lepas.

Sebelum komite ini bersatu dan mengembangkan desain karavel, kapal layar Eropa bergantung pada salah satu tim pendayung atau layar tetap atau keduanya untuk penggerak dan kapal jenis barca persegi menjadi yang paling umum dibuat.

Karavel awal beratnya tidak lebih dari 80 ton, kecil dibandingkan dengan kapal eksplorasi selanjutnya seperti HMS Bounty William Bligh (215 ton) dan HMS Endeavour James Cook (370 ton). Versi selanjutnya meningkat menjadi 100-150 ton.

Kapal ini memiliki kemudi yang keras serta buritan yang ditinggikan dengan rasio panjang-ke-balok tipikal 3,5:1 dengan lambung dangkal untuk bermanuver dan melaju dengan cepat. Semua karakteristik ini membuat karavel ideal untuk menjelajahi perairan asing dan pantai dangkal.

Hal ini untuk menghindari kapal terdampar di gundukan pasir atau rusak oleh batu karang. Selain itu karavel dapat mengatasi gelombang dan badai yang dahsyat yang sering terjadi di lautan lepas. Itulah mengapa para penjelajah dari Portugis dan Spanyol menggunakan karavel sebagai andalannya.

Sebuah karavel biasanya memiliki dua atau tiga tiang (dan lebih jarang lagi empat), dan ini dilengkapi dengan layar lateen. Layar lateen berbentuk segitiga dan namanya berasal dari Latin meskipun terinspirasi oleh layar kapal layar Arab, khususnya dhow dengan satu layar lateen.

Sebelumnya, kapal layar yang menggunakan layar persegi hanya dapat berlayar dengan angin langsung di belakangnya, tetapi layar lateen yang fleksibel memungkinkan kapal untuk berlayar dalam jarak lima titik dari angin dan bahkan melakukan tack (bergerak zig-zag ke depan) melawan angin sakal.

Angin sakal adalah angin yang bertiup dari arah depan berlawanan dengan arah gerak benda (kapal). Angin ini mengakibatkan kapal tidak bisa maju, dan terombang-ambing di tengah lautan.

Keunggulan dan Kelemahan

Keunggulan lain dari karavel yang diciptakan bangsa Latin di Semenanjung Iberaia itu adalah tidak membutuhkan awak yang banyak. Ini adalah faktor penting dalam pelayaran eksplorasi ketika penyakit kudis, kecelakaan, dan pertemuan kekerasan selama satu atau dua tahun dapat secara signifikan mengurangi jumlah personel yang tersedia untuk ekspedisi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Beruntung Timnas Brasil Tidak Kalah dari Maroko

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Beruntung Timn...

Ramalan Cuaca, Jakarta Siang Ini Bakal Diguyur Hujan

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ramalan Cuaca, Jakarta Sian...

Hari Emas Minggu Pagi Ini Naik Tipis

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Hari Emas Minggu Pagi Ini N...

Hari Ini Indonesia Berawan dan Sebagian Turun Hujan

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Hari Ini Indonesia Berawan ...
Nasional
Kasus-kasus Pertahanan Akan...
Megapolitan
BMKG: Hampir Seluruh Wilaya...
Daerah
Pemkab: Rest Area Bromo Tin...

KSP Kawal Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Malang

58 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
KSP Kawal Pelaksanaan Progr...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wali Kota Bandung Ancam Sanksi ASN yang Terlibat Judi Online Berkedok Bola

Wali Kota Bandung Ancam Sanksi ASN yang Terlibat Judi Online Berkedok Bola

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.