Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Utamakan Keselamatan, Sejumlah Mahasiswa Sudan asal Sulsel Kembali Tiba di Makassar

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 07:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Utamakan Keselamatan, Sejumlah Mahasiswa Sudan asal Sulsel Kembali Tiba di Makassar Doc: ANTARA/Nur Suhra Wardyah
Ket. Belasan mahasiswa Sudan asal Sulsel yang telah diterima oleh Kesbangpol Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (3/05/2023).

Makassar- Utamakan keselamatan. Sejumlah mahasiswa Sudan asal Sulawesi Selatan kembali tiba di Makassar, yakni berjumlah 13 orang dari kloter 3 dan 4 yang telah dievakuasi dari negara konflik tersebut.

"Sekarang yang datang ini 13 orang, kloter 3 dan 4, kloter 3 ada 11 orang, kemarin datang kloter 4, yakni 2 orang, sekalian kita gabung. Jadi yang datang hari ini 13 orang," kata Kaban Kesbangpol Sulsel Muh Firda di Makassar pada penerimaan mahasiswa Sudan asal Sulsel, Rabu., dilaporkan Kamis.

Sebelumnya, Minggu (30/4/2023), sebanyak 16 orang WNI yang tergabung dalam kloter 1 telah tiba di Makassar dan Selasa (2/5/2023), sebanyak 10 orang mahasiswa yang tergabung di kloter 2 juga tiba di Makassar.

Sehingga, total warga Sulsel yang telah dievakuasi dari Sudan sebanyak 39 orang yang didominasi oleh mahasiswa sekitar 31 orang dan selebihnya merupakan pekerja.

Firda memastikan bahwa sudah tidak ada lagi WNI asal Sulsel yang bertahan di Sudan. Itu merujuk pada data dari Kementerian Luar Negeri. Dengan kata lain, tidak ada sumber data lain di luar Kementerian Luar Negeri.

Mereka yang dipulangkan akan diverifikasi terlebih dahulu bersama Kementerian Dalam Negeri di Pondok Gede, Jakarta. Sehingga setiap WNI yang dievakuasi dari Sudan akan transit di Pondok Gede.

"Sementara ini, sudah tidak ada (warga Sulsel di Sudan), karena ini yang terakhir. Ini yang kloter 3 dan 4 sudah naik pesawat hercules, difasilitasi karena disana masih rawan bisa ditembak. Kloter 1 dan 2 itu naik kapal," kata Firda.

Terkait pendidikan mahasiswa Sudan ini, pihak Pemprov Sulsel mulai menjajaki pembicaraan dengan pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar.

Firda menyebut sekitar 25 mahasiswa telah mengiyakan untuk melanjutkan pendidikan di UIN, tapi jumlah ini belum pasti.

Meski demikian, Firda mengakui bahwa terkait kelanjutan pendidikan mahasiswa Sudan ini diserahkan kembali ke masing-masing individu. Sebab ada pula tawaran dari Uni Emirat Arab.

"Uni Emirat Arab mensponsori yayasan yang ditempati Mahasiswa asal WNI, gratis SPP, tempat tinggal, dan makan. Tapi biayanya transportasi ditanggung masing-masing," ujar Firda

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.