Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suhu Panas Ekstrem Bisa Timbulkan Serangan Jantung? Ini Penjelasan Ahli

📅 Minggu, 30 Apr 2023, 11:23 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bagaimana tubuh kita mengatur panas

Sama halnya dengan kebanyakan mamalia dan burung, manusia adalah endoterm (berdarah panas), yang berarti suhu operasi internal optimal manusia (sekitar 36,8°C +/− 0,5) sedikit mungkin dipengaruhi oleh suhu lingkungan.

Dengan hanya duduk diam di dalam ruangan bersuhu udara sekitar 22°C, kita secara pasif menghasilkan tambahan 15°C untuk menjaga suhu tubuh kita sekitar 37°C.

Bahkan, ketika suhu udara 37°C, metabolisme kita masih terus menghasilkan suhu panas tambahan. Panas berlebih di dalam tubuh ini kemudian dibuang ke lingkungan melalui penguapan keringat dari kulit kita.

Suhu dan gradien kelembaban antara permukaan kulit dan lapisan batas udara turut memengaruhi tingkat pertukaran panas.

Ketika udara sekitar panas dan lembab, maka pelepasan panas menjadi lambat, kita akhirnya menyimpan panas tersebut sehingga suhu tubuh meningkat.

Itulah mengapa udara yang panas dan kering lebih bisa ditolerir daripada udara yang panas dan lembab, karena udara kering bisa dengan cepat menyerap keringat.

Hembusan angin dapat menyegarkan karena menghilangkan lapisan batas udara jenuh yang bersentuhan langsung dengan kulit dan memungkinkan udara yang lebih kering sehingga mempercepat penguapan dan pelepasan panas.

Apa yang terjadi ketika kita kepanasan?

Paparan panas berpotensi mematikan jika tubuh manusia tidak bisa menghilangkan panas berlebih untuk tetap berada pada suhu inti yang aman.

Ketika suhu inti tubuh kita mencapai 38,5°C, sebagian dari kita akan merasa kelelahan. Dan, gejala-gejala yang timbul akibat naiknya suhu inti tubuh juga meningkat hingga melampaui batas aman bagi organ-organ penting kita: jantung, otak, dan ginjal.

Sama seperti telur dalam microwave, protein dalam tubuh kita berubah ketika terkena panas.

Beberapa atlet yang bisa menyesuaikan panas, seperti pembalap sepeda Tour de France, yang mampu mentolerir 40°C dalam periode tertentu, tapi suhu ini bisa mematikan bagi kebanyakan orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.