Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PMK Sebut Angka Kecelakaan Mudik 2023 Turun

📅 Kamis, 27 Apr 2023, 01:05 WIB | Oleh:
Menko PMK Sebut Angka Kecelakaan Mudik 2023 Turun Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Istana Wakil Presiden Jakarta pada Rabu (26/4/2023).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyebut angka kecelakaan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2023 mengalami penurunan. Angkanya mencapai 3573 kasus atau turun 39 persen dari tahun 2022.

"Angka kecelakaan mengalami penurunan hingga 39 persen dari tahun 2022, yakni 3573 kasus, tahun ini turun menjadi 2117 kasus," ujar Muhadjir, dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (26/4).

Dia menambahkan, jumlah korban meninggal juga turun 72 persen atau sebanyak 164 orang, sementara tahun lalu mencapai 583 orang. Hal tersebut menunjukkan penanganan mudik kali ini tertangani dengan cukup baik.

"Ini semua terjadi berkat kerja keras dari petugas kepolisian, jasa marga, pengelola jalan tol, dan juga Pemda," jelasnya.

Muhadjir menerangkan beberapa hal penting yang perlu dicermati oleh para pemudik. Menurutnya, pemudik mesti disiplin mematuhi arahan dari petugas serta aktif mencari informasi untuk menunjang perjalanan.

"Jika hal tersebut dapat dilakukan oleh para pemudik, segala persoalan terkait mudik lebaran ini dapat teratasi dengan baik," tandasnya.

Pakar transportasi, Tri Basuki Joewono, menilai, strategi pemerintah dalam penanganan mudik tahun 2023 sudah tepat. Hal tersebut melihat penyiapan infrastruktur fisik, sarana angkutan, koordinasi dengan operator angkutan, koordinasi antar instansi terkait, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Dia menambahkan, ada hal penting yang perlu untuk diperhatikan saat ini adalah memastikan keterandalan upaya pemantauan dan langkah penanganan oleh Pemerintah. Menurutnya, hal tersebut harus didukung dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

"Keterandalan yang baik dan dukungan TIK akan mencegah berkembangnya dampak buruk saat suatu kejadian terjadi," ujarnya.

Rektor terpilih Universitas Parahyangan (Unpar) periode 2023-2027 itu menilai, anjuran pemerintah agar pemudik tidak menggunakan motor juga sudah tepat mencegah terjadinya kecelakaan. Di sisi lain, pemerintah mendukung dengan penyediaan alternatif pengganti seperti penyediaan fasilitasi PT KAI untuk mengangkut pemudik beserta dengan sepeda motornya, baik dalam perjalanan bersama ataupun terpisah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.