Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset dan Sains Bicara tentang Cinta

📅 Sabtu, 22 Apr 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bukti menunjukkan bahwa beberapa orang memiliki campuran dari tiga gaya cinta utama; campuran ini dilabeli oleh Lee sebagai mania, pragma, dan agape.

Cinta mania meliputi perasaan yang intens terhadap pasangan serta kekhawatiran untuk berkomitmen pada hubungan. Cinta pragmatis melibatkan pembuatan pilihan hubungan yang masuk akal dalam menemukan pasangan yang akan menjadi pendamping dan teman yang baik. Agape adalah cinta yang rela berkorban yang didorong oleh rasa tanggung jawab dan tidak mementingkan diri sendiri.

Mengapa kamu mencintai dengan cara yang kamu lakukan?

Gaya cinta seseorang tidak ada hubungannya dengan genetika mereka. Sebaliknya, hal ini terkait dengan perkembangan kepribadian dan pengalaman hubungan seseorang di masa lalu.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa orang-orang yang memiliki sifat-sifat gelap, seperti narsisme, psikopat, dan machiavellianisme, lebih banyak mendukung gaya cinta ludus atau pragmatis.

Orang yang memiliki gaya keterikatan tidak nyaman yang melibatkan kebutuhan yang tinggi akan validasi dan keasyikan dengan pasangan hubungan, mendukung lebih banyak cinta mania, sementara mereka yang merasa tidak nyaman dengan keintiman dan kedekatan tidak melakukan cinta eros.

Terlepas dari perbedaan dalam cara merasakan cinta, ada satu hal yang sama bagi semua orang: kita sebagai manusia adalah hewan sosial yang memiliki ketertarikan yang mendalam terhadap cinta.

Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa InggrisThe Conversation

Gery Karantzas, Professor in Social Psychology / Relationship Science, Deakin University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Polisi Gelar Rekayasa Lalin...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.