Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset dan Sains Bicara tentang Cinta

📅 Sabtu, 22 Apr 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Riset dan Sains Bicara tentang Cinta Doc: the conversation
Ket. Apa itu cinta.

Gery Karantzas, Deakin University

Dari lagu, puisi hingga novel dan film, cinta yang romantis adalah salah satu subjek yang paling abadi untuk karya seni selama berabad-abad. Tapi bagaimana dengan ilmu pengetahuan?

Bukti sejarah, budaya, dan bahkan evolusi menunjukkan bahwa cinta sudah ada sejak zaman kuno dan di berbagai belahan dunia. Cinta yang romantis telah ditemukan ada dalam 147 dari 166 budaya yang diteliti dalam sebuah penelitian.

Kompleksitas cinta sangat berkaitan dengan bagaimana orang mengalaminya secara berbeda dan bagaimana cinta dapat berubah seiring berjalannya waktu.

Membedakan perasaan suka, cinta, dan jatuh cinta

Penelitian psikologis selama 50 tahun terakhir telah menyelidiki perbedaan antara menyukai seseorang, mencintai seseorang, dan jatuh cinta.

Menyukai digambarkan sebagai memiliki pikiran dan perasaan positif terhadap seseorang dan merasa bahwa kebersamaan dengan orang tersebut bermanfaat. Kita juga sering merasakan kehangatan dan kedekatan dengan orang yang kita sukai. Dalam beberapa kasus, kita memilih untuk menjadi intim secara emosional dengan orang-orang ini.

Saat kita mencintai seseorang, kita mengalami pikiran dan pengalaman positif yang sama seperti saat kita menyukai seseorang. Namun, kita juga mengalami rasa kepedulian dan komitmen yang mendalam terhadap orang tersebut.

Jatuh cinta mencakup semua hal di atas, tetapi juga melibatkan perasaan gairah dan ketertarikan seksual. Namun, penelitian terhadap pandangan orang tentang cinta menunjukkan bahwa tidak semua cinta itu sama.

Cinta yang bergairah vs cinta yang penuh kasih

Cinta romantis terdiri dari dua jenis: cinta yang penuh gairah dan cinta yang bersahabat. Sebagian besar hubungan romantis, baik itu heteroseksual atau sesama jenis memiliki kedua bentuk itu.

Cinta yang penuh gairah adalah apa yang biasanya orang anggap sebagai cinta. Ini mencakup perasaan bergairah dan kerinduan yang kuat terhadap seseorang, sampai-sampai mereka mungkin secara obsesif berpikir ingin berada dalam pelukannya.

Bagian kedua dikenal sebagai cinta yang bersahabat. Cinta ini tidak terasa begitu intens, namun kompleks dan menghubungkan perasaan keintiman emosional dan komitmen dengan keterikatan yang mendalam terhadap pasangan romantis.

Bagaimana cinta berubah seiring berjalannya waktu?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.