Mahathir Siap Ajukan PM Anwar ke Pengadilan
📅 Rabu, 19 Apr 2023, 02:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: AFP/Arif KARTONO
KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, akan melanjutkan tindakan hukum terhadap PM Anwar Ibrahim atas klaim bahwa pemimpin senior itu telah memperkaya diri sendiri dan keluarganya saat berkuasa.
Pernyataan Mahathir ini dilontarkan setelah tenggat waktu bagi PM Anwar untuk meminta maaf kepada Mahathir atas klaim fitnah berakhir pada Senin (17/4).
Pengacara Mahathir, Rafique Rashid, mengatakan lewat surat yang dilayangkan ke pengacara Anwar tertanggal 17 April, bahwa mereka siap menjawab tuduhan apapun di pengadilan.
"Berdasarkan jawaban tersebut, Mahathir telah menginstruksikan firma kami untuk mengambil tindakan hukum terhadap PM Anwar Ibrahim," kata Rafique.
Dalam pidatonya di kongres Partai Keadilan Rakyat pada 18 Maret lalu, PM Anwar menyinggung seseorang yang telah berkuasa selama 22 tahun dan22 bulan, telah menggunakan posisinya untuk memperkaya keluarga dan dirinya sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Walau Anwar tidak menyebut nama Mahathir, dia mengatakan orang tersebut juga mengeluhkan bahwa orang Melayu telah kehilangan dominasi mereka setelah dia tidak lagi berkuasa.
Beberapa hari kemudian, Mahathir mengatakan jelas bahwa Anwar tidak merujuk pada mantan perdana menteri lain selain dia karena dirinya adalah PM yang berkuasa selama 22 tahun dan 22 bulan itu.
Mahathir, 97 tahun, menjabat sebagai PM sebanyak dua kali yaitu dari 1981 hingga 2003, dan dari 2018 hingga 2020, dan mengundurkan diri dua kali. Pada pemilu 2022 lalu, Mahathir pun telah kehilangan kursi parlemennya di Langkawi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Awal bulan ini, PM Anwar mengatakan dia akan memberikan bukti untuk mendukung klaim yang dia buat terhadap Mahathir.
Sebagai akibat dari tuduhan Anwar pada Maret lalu, Mahathir mengirimkan surat hukum tertanggal 27 Maret kepada Anwar untuk mencabut klaim fitnah dalam batas waktu tujuh hari atau akan menghadapi konsekuensi tindakan hukum.
Kemudian Mahathir menyetujui perpanjangan tenggat hingga 17 April setelah ada permintaan dari tim hukum Anwar.
Dalam sebuah posting diFacebookpada Senin, Mahathir mengatakan Anwar telah memfitnahnya selama bertahun-tahun tetapi dia tidak mengambil tindakan apapun karena dia merasa itu adalah tindakan seseorang yang sangat ingin menjadi perdana menteri.
"Tapi sekarang dia adalah perdana menteri, dia mempertahankan tuduhannya. Jadi saya sudah minta dia mencabut (pernyataannya), kalau tidak saya akan ambil jalur hukum," ujar Mahathir.
Permusuhan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!