Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulit Mendapat Energi Murah Kalau Terus Bergantung pada Fosil

📅 Rabu, 29 Mar 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Adopsi energi terbarukan kata Leo menjadi jawaban energi murah untuk dipasok ke industri supaya lebih efisien dan output-nya lebih kompetitif.

Lupakan Fosil

Sementara itu, pengamat energi dari Universitas Gajah Mada, Fahmi Radhi mengatakan energi dan pangan merupakan tonggak penting perekonomian sebuah bangsa. Kalau Pemerintah fokus mengembangkan energi murah, sebaiknya melupakan energi fosil karena produksinya terus menurun dan tidak bisa diperbarui lagi.

Begitu pula dengan rencana Kementerian ESDM mengembangkan energi nuklir dinilai tidak tepat karena membutuhkan keamanan tingkat tinggi sementara masyarakat Indonesia disiplinnya rendah. Nuklir juga dinilai tidak masuk kategori renewable atau terbarukan, sebab sangat mengancam lingkungan, terutama pembuangan limbah radioaktifnya, pasti butuh biaya yang tinggi.

Apalagi, hampir semua wilayah Indonesia berada di wilayah ring of fire atau cincin api, sehingga sangat rentan dengan gempa yang bisa membuat kebocoran seperti yang pernah terjadi di reaktor nuklir Jepang di Fukushima beberapa waktu lalu. "Jadi ada isu lingkungan, kalau merencanakan energi sudah tidak memasukkan energi fosil, tetapi fokus ke energi baru dan terbarukan dengan membuat EBT tersedia dan bisa dijangkau masyarakat," kata Fahmi.

Indonesia jelas Fahmi memiliki banyak sumber daya yang beragam dan jumlahnya melimpah seperti tenaga surya, biodiesel, bahkan sampah, menunggu untuk dikembangkan menjadi EBT. Tinggal mengembangkan teknologi dan inovasinya agar semua komponennya bisa dipenuhi dalam negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.