Tak Lama Lagi, Salju Abadi di Puncak Gunung Jayawijaya akan Punah
📅 Selasa, 28 Mar 2023, 11:49 WIB | Oleh: Tim PenulisData dari PT Freeport Indonesia 1997-2016 menunjukkan probabilitas rata-rata suhu harian kurang dari 0 °C sangat kecil sejak tahun 1997. Hal ini berakibat pencairan gletser tidak terbendung.
Pencairan es juga dipercepat oleh lebih banyak uap air yang berkondensasi menjadi air hujan dibandingkan menjadi salju. Kemudian, adanya retakan-retakan (crevasses) pada permukaan es akibat pergerakan es sehingga memungkinkan air hujan masuk ke dasar gletser yang juga berperan dalam proses pencairan dasar es (basal melting).
Susutnya luas tutupan es menyebabkan luas batuan berwarna gelap di sekitar es bertambah. Permukaan batuan menyerap lebih banyak panas dari pada permukaan es sehingga turut mempercepat pencairan es dari bagian samping dan dasar es.
Pada Desember 2022, BMKG mengadakan survei pemantauan gletser lanjutan. Kami mengukur tiang atau stake dengan mengidentifikasi sisa stake yang nampak di permukaan es melalui foto udara gletser.
Sayangnya, tiang tersebut tidak dapat diidentifikasi dengan jelas karena tertutup dengan salju baru yang turun pada malam sebelumnya. Namun, mengingat laju penipisan es sebelumnya (~2,5 m/tahun), maka kami memperkirakan ketebalan es pada tahun 2022 berkisar 6 m.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dampak Pencairan Gletser Papua
Salah satu dampak langsung perubahan iklim di Indonesia yang terkait dengan mencairnya lapisan es di gletser Papua adalah kenaikan tinggi muka air laut.
Tingkat kenaikan permukaan laut di wilayah Asia Tenggara adalah 3,94 ± 0,2 mm/tahun dari Januari 1993 - Agustus 2021, yang secara substansial lebih tinggi dari rata-rata global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi masyarakat di sekitar Puncak Jaya, tutupan es merupakan tempat sakral. Berkurang atau hilangnya gletser mungkin dapat mempengaruhi kebudayaan mereka.
Selain itu, dampak hilangnya gletser terhadap kehidupan flora dan fauna di sekitar gletser Puncak Jaya juga mungkin terjadi. Namun, hal ini masih membutuhkan penelitian lanjutan.
Dampak lainnya dari pencairan es Papua adalah Indonesia akan kehilangan salah satu destinasi wisata untuk menyaksikan ikon es "abadi" di Puncak Jaya Wijaya sebagai karakter atau ciri khas Papua.
Saran dan Rekomendasi
Gletser tropis merupakan indikator perubahan iklim yang sangat sensitif sekaligus perekam perubahan iklim.
Menurut kami, kepunahan es di Puncak Jaya Papua tak bisa dihindari selama pemanasan Bumi akibat pembakaran bahan bakar fosil terus terjadi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!