Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Lama Lagi, Salju Abadi di Puncak Gunung Jayawijaya akan Punah

📅 Selasa, 28 Mar 2023, 11:49 WIB | Oleh: Tim Penulis

Hal yang mungkin dapat kita lakukan saat ini adalah memperlambat proses kepunahan gletser tersebut. Misalnya, dengan mengurangi aktivitas yang melepaskan gas rumah kaca seperti penggunaan kendaraan bermotor maupun penghematan listrik. Kita juga bisa berkontribusi dalam aktivitas pemulihan hutan yang bisa menyerap emisi gas rumah kaca.

Bagi Indonesia, kepunahan gletser Papua akan menjadi kehilangan yang cukup berarti. Kita perlu mendokumentasikan proses kepunahan es tersebut dengan melakukan pemantauan secara berkala. Dokumentasi ini akan menjadi catatan tersendiri bagi generasi masa depan Indonesia yang pernah memiliki gletser tropis.

Selain itu, kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi dunia, khususnya negara yang memiliki gletser tropis lainnya.The Conversation

Donaldi S. Permana, Koordinator Bidang Litbang Klimatologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.