Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga segera Diberi Bantuan, BPBD: Lima Daerah di Sulteng Terendam Banjir

📅 Senin, 27 Mar 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga segera Diberi Bantuan, BPBD: Lima Daerah di Sulteng Terendam Banjir Doc: ANTARA/HO-Kiriman warga
Ket. Seorang warga berdiri di depan rumahnya yang terendam banjir di Desa Tomini Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terjadi pada Minggu (26/3/2023) malam.

Palu - Semoga segera diberi bantuan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan lima daerah terendam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur provinsi setempat sehingga air sungai meluap hingga ke permukiman warga, Minggu.

"Dari laporan yang kami terima, lima daerah terdampak banjir adalah Desa Tomado dan Desa Pakuli di Kabupaten Sigi, Desa Tomini Barat di Kabupaten Parigi Moutong, Desa Poh di Kabupaten Banggai, dan Desa Billo di Kabupaten Tolitoli," kata Kepala Subbagian Rekonstruksi BPBD Sulteng Darussalam di Palu, Minggu.

Ia menjelaskan hingga kini sejumlah daerah masih mengirim laporan asesmen lapangan, di antaranya Desa Tomado dan Desa Pakuli di Kabupaten Sigi masing-masing dua rumah terdampak, serta Desa Tomini Barat di Kabupaten Parigi Moutong sekitar 60 rumah terdampak banjir.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Sulteng dan kabupaten setempat masih melakukan pendataan lapangan, di mana peristiwa ini terjadi dipicu intensitas hujan lebat yang mengguyur Minggu sore hingga malam.

"Bencana hidrometeorologi sulit diprediksi, dalam kondisi seperti ini mitigasi secara mandiri perlu diperkuat agar tidak menimbulkan korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada namun jangan panik berlebihan," tuturnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong Amirudin mengemukakan banjir terjadi di Desa Tomini Barat, Kecamatan Tomini akibat luapan air sungai desa setempat yang luapan air setinggi 10 sampai 40 centimeter.

"Laporan kami terima, situasi terkini air masih menggenangi permukiman warga. Menuju ke lokasi kejadian butuh waktu perjalanan sekitar empat jam," katanya.

Dilaporkan pula sebanyak 16 kepala keluarga di Desa Tomini Bara terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sebagai langkah antisipasi.

"TRC kami secepatnya menginformasikan lebih rinci dampak hidrometeorologi. Kami meminta warga setempat bila tidak memungkinkan bertahan dalam rumah, segera mencari tempat lebih aman," ucap Amirudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

18 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.