Ekonomi Baru Kembali ke Posisi sebelum Pandemi
📅 Senin, 27 Mar 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiHal itu dipacu oleh daya konsumsi masyarakat yang meningkat seiring dengan maraknya aktivitas dan persiapan menjelang pemilu.
Selain itu, faktor pembeda Indonesia dengan negara-negara lainnya adalah kondisi ekonomi Indonesia tidak banyak bergantung pada perdagangan global.
"Meskipun volatilitas global berpotensi terjadi, Indonesia memiliki ketahanan ekonomi secara substansial karena adanya resistansi makroekonomi dan finansial," katanya.
Jangka Pendek
Sebaiknya Anda baca juga:
Dihubungi dalam kesempatan lain, pengamat ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Bambang Budiarto, mengatakan banyaknya perputaran uang dalam kegiatan pemilu, otomatis akan berdampak pada pertumbuhan. Namun, pertumbuhan itu bersifat jangka pendek dan tidak disertai peningkatan nyata kekuatan daya beli masyarakat.
"Pelaksanaan pemilu, baik pilpres ataupun pileg, boleh dibilang ini adalah autopilot pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya segala hal yang berkaitan dengan persiapan masing-masing calon pastilah sangat banyak pergerakan dan perputaran uang di sana, otomatis angka konsumsi meningkat meskipun ini tidak berasal dari peningkatan pendapatan masyarakat secara riil," jelas Bambang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!