Do Kwon, Seorang Jenius Kripto Asal Korsel yang Berubah Jadi Penipu
📅 Minggu, 26 Mar 2023, 15:41 WIB | Oleh: Tim PenulisPada 2019, Kwon masuk dalam daftar 30 Tokoh Sukses di Bawah 30 Asia versi Forbes.
Forbes menulis, "harga mata uang kripto atau stablecoin yang stabil milik Kwon menarik 40 juta pengguna yang ingin bergabung dengan perusahaannya saat diluncurkan pada Januari 2018".
"Dengan tujuan membangun sistem pembayaran berbasis blockchain, Terra telah mengumpulkan 32 juta dolar AS dari raksasa kripto seperti Binance," katanya.
Elizabeth Holmes versi Korsel
Sebaiknya Anda baca juga:
Para ahli sudah lama memperingatkan model yang dibuat Kwon pada dasarnya cacat. Beberapa ahli malah langsung menyebutnya skema Ponzi.
Tidak seperti stablecoin lain yang didukung oleh aset dunia nyata seperti uang tunai atau emas, TerraUSD bersifat algoritmik - dipatok hanya untuk mata uang saudaranya, Luna, menggunakan matematika dan mekanisme insentif untuk mempertahankan pasak mereka.
"Stablecoin algoritmik seperti Terra/Luna telah hancur sejak awal," kata Christian Catalini, pendiri Lab Cryptoeconomics MIT, kepada AFP.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Beberapa hal dapat bekerja untuk sementara waktu, sementara ekosistem tumbuh, tetapi ditakdirkan mengalami spiral kematian di beberapa titik."
Investigasi penuh terhadap Kwon akan membantu mengklarifikasi apa yang terjadi ketika Terra/Luna runtuh, katanya. Ini diperlukan untuk meningkatkan industri kripto secara keseluruhan.
"Kita perlu memastikan bahwa pelaku kejahatan tidak dapat menggunakan teknologi untuk merancang penipuan dan melanggengkan bentuk penipuan atau kejahatan keuangan lainnya," katanya.
Kebangkitan dan kejatuhan Kwon saat ini dibandingkan dengan penipu Amerika Elizabeth Holmes, pendiri perusahaan rintisan teknologi medis Theranos.
Kwon "sama seperti Holmes, elite lain yang kuliah di Stanford", tulis surat kabar Korea Economic Daily.
Cory Klippsten, CEO aplikasi perdagangan kripto Swan.com, membuat perbandingan serupa di Twitter tahun lalu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!